
RADAR PALU – Sebanyak 1.751 jemaah haji asal Sulawesi Tengah dipastikan siap diberangkatkan pada musim haji 2026. Seluruh dokumen, termasuk visa, telah rampung per April 2026.
Kepastian ini disampaikan Kakanwil Kementerian Haji Sulteng, Muchlis Aseng. Ia menyebut persiapan kini telah mencapai 100 persen dan tinggal menunggu jadwal keberangkatan ke embarkasi.
“Per hari ini persiapan sudah boleh dikata 100 persen. Kalau pun ada kekurangan, hanya jemaah yang berhalangan dan akan digantikan,” ujarnya.
Muchlis memastikan seluruh visa jemaah sudah terbit, dicetak, dan dimasukkan ke dalam paspor. Dokumen tersebut akan dibagikan saat di embarkasi.
“Prinsipnya seluruh jemaah haji Sulawesi Tengah sudah siap diberangkatkan,” katanya.
Ia juga menyinggung faktor keamanan global. Menurutnya, selama situasi di Timur Tengah kondusif, proses ibadah jemaah diharapkan berjalan aman.
Kloter pertama dijadwalkan berangkat pada 8 Mei 2026 menuju embarkasi Balikpapan. Jemaah akan masuk asrama sehari sebelumnya, 7 Mei.
Total jemaah dibagi dalam lima kloter, mulai Kloter 9-BPN hingga Kloter 13-BPN. Pada kloter terakhir, sekitar 40 jemaah berasal dari Kalimantan Timur.
Dari total 1.751 jemaah, sekitar 351 orang merupakan lanjut usia atau 20 persen. Jemaah tertua berusia 93 tahun berasal dari Kota Palu.
Sementara kuota awal Sulteng sebanyak 1.753 orang, namun mengalami penyesuaian akibat mutasi keluar-masuk jemaah.



