Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Urus Layanan Makin Mudah, Skor Kepuasan Warga Sulteng Naik

M
Penulis: Muhammad Awaludin❯
Warga mengakses layanan administrasi di salah satu kantor pelayanan publik di Sulawesi Tengah.
Warga mengakses layanan administrasi di salah satu kantor pelayanan publik di Sulawesi Tengah.

RADAR PALU - Mengurus layanan publik di Sulawesi Tengah dinilai semakin tertib dan jelas. Penilaian warga menunjukkan kepuasan yang meningkat dibanding tahun lalu. Angkanya konkret: Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) naik 2,38 poin dalam satu tahun.


Advertisement

Perubahan ini penting sekarang, ketika warga menuntut layanan cepat, pasti, dan transparan. 

 

 

Advertisement

 

Hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mencatat nilai IKM 2025 sebesar 85,02 dengan kategori baik. Angka ini naik dari 82,65 pada 2024, yang juga berada di kategori baik.

Survei dilakukan oleh Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah dengan melibatkan 15.703 responden. Responden berasal dari berbagai unit pelayanan publik di lingkup pemerintah provinsi. 

Advertisement

Penilaian mencakup aspek yang langsung dirasakan warga, seperti prosedur layanan, kecepatan waktu, biaya, serta sikap dan kompetensi petugas. Kenaikan skor menunjukkan adanya perbaikan di sejumlah titik layanan.

Namun, hasil survei juga memperlihatkan bahwa kualitas layanan belum sepenuhnya merata di semua unit.


Kenaikan IKM mencerminkan persepsi warga bahwa alur layanan lebih jelas dan waktu tunggu lebih terkendali dibanding tahun sebelumnya. 

Aspek biaya ikut dinilai. Skor yang meningkat menandakan warga merasa informasi biaya lebih transparan dan sesuai aturan.

Lebih banyak unit layanan dinilai mudah diakses. Meski begitu, pemerintah daerah mencatat masih ada unit yang perlu pembenahan agar kualitasnya setara.

Bagi warga, angka ini menjadi sinyal bahwa perbaikan layanan mulai terasa dalam aktivitas sehari-hari, meski belum sempurna.

Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Sulawesi Tengah Neng Elly menyatakan, “Peningkatan nilai IKM menjadi indikator adanya perbaikan berkelanjutan dalam tata kelola pelayanan publik.” 

Meski berada di kategori baik, pemerintah daerah mengakui masih terdapat ruang perbaikan, terutama pada unit layanan dengan nilai rendah. Tanpa evaluasi rutin, kesenjangan kualitas layanan berpotensi tetap terjadi.

Pengawasan dan pembenahan berkelanjutan menjadi kunci agar peningkatan skor tidak berhenti sebagai angka statistik.

Skor kepuasan warga naik, layanan dinilai membaik. Tantangannya sekarang, mampukah kualitas ini dijaga dan dirasakan merata oleh semua warga di tahun berikutnya?***

Advertisement

Artikel Terkait

Hendrik Pagiling Ajak Jajaran Aktif Bermedia Sosial, Pelayanan Prima Harus Menjangkau Ruang Digital

Hendrik Pagiling Ajak Jajaran Aktif Bermedia Sosial, Pelayanan Prima Harus Menjangkau Ruang Digital

Hendrik Pagiling dorong ASN Kanwil Kemenkum Sulteng aktif bermedia sosial untuk memperkuat pelayanan publik dan transformasi digital.

Hendrik Pagiling Dorong Pencegahan Korupsi Melalui Penguatan Zona Integritas

Hendrik Pagiling Dorong Pencegahan Korupsi Melalui Penguatan Zona Integritas

Hendrik Pagiling mendorong penguatan zona integritas dan pengawasan melekat untuk mencegah korupsi serta mewujudkan pelayanan publik bersih.

HUT Morut Padat, Wabup Tegaskan Pelayanan Tak Boleh Terganggu

HUT Morut Padat, Wabup Tegaskan Pelayanan Tak Boleh Terganggu

Djira Kendjo tegaskan agenda HUT ke-13 Morut tidak boleh mengganggu pelayanan publik. ASN diminta menjaga disiplin dan profesionalisme.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer