RADAR PALU - Suasana area jemputan SD Al-Azhar Mandiri Palu berubah dalam sebulan terakhir. Tak lagi riuh oleh anak-anak yang berlarian tanpa arah.
Di sudut yang paling mudah terlihat, deretan buku kini menjadi teman menunggu. Siswa duduk, membuka halaman, lalu tenggelam dalam bacaan sambil menanti orang tua datang.
Reading corner yang ditempatkan di area jemputan menjadi cara sekolah memanfaatkan waktu jeda siswa secara lebih bermakna.
Kepala SD Al-Azhar Mandiri Palu, Intan Rukmana, mengatakan kebiasaan menunggu jemputan sebelumnya sering diisi dengan aktivitas yang kurang terarah.
“Sekarang, tunggu jemputan bisa sambil baca buku. Daripada hanya lari-larian tanpa tujuan,” ujar Intan, ditemui belum lama ini.
Perlahan, pojok baca itu bukan hanya menarik perhatian siswa. Sejumlah wali murid juga ikut memanfaatkan waktu dengan membaca sambil menunggu anaknya pulang.
“Kadang orang tuanya juga ikut baca. Jadi waktu menunggu bisa dimanfaatkan sebaik mungkin,” katanya.
Upaya menumbuhkan budaya literasi tak berhenti di area jemputan. Di dalam kelas, sekolah membiasakan diskusi buku setiap hari Selasa.
Setelah membaca, siswa diminta menceritakan kembali isi buku dan pelajaran yang mereka tangkap, dipandu langsung oleh wali kelas.***
Editor : Muhammad Awaludin