
RADAR PALU - SMAS GKST Imanuel Palu menggratiskan seluruh biaya sekolah sekaligus turun langsung menjemput siswa hingga pelosok Sulawesi Tengah.
Kebijakan ini mulai berlaku pada tahun ajaran 2025/2026 sebagai bentuk dukungan program “Berani Cerdas” Gubernur Sulawesi Tengah. Kepala sekolah Rita Christi L. menegaskan, tidak ada lagi pungutan apa pun di sekolah tersebut.
“Uang pembangunan, SPP, komite, semua sudah tidak ada. Betul-betul gratis,” kata Rita.
Baca Juga: Sekolah Swasta Jadi Benteng Terakhir Siswa Tertinggal
Tanpa Biaya, Andalkan BOS
Seluruh operasional sekolah kini ditopang dari dana BOS dan BOSDA yang dikelola di bawah yayasan. Skema ini membuat sekolah tetap berjalan tanpa membebani orang tua siswa.
Langkah ini sekaligus menjadi strategi membuka akses pendidikan seluas mungkin, terutama bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Menurut Rita, kebijakan gratis ini bukan sekadar janji, tetapi sudah diterapkan penuh sejak awal tahun ajaran.
Jemput Siswa ke Daerah
Tak hanya menunggu pendaftar, tim SPMB sekolah bergerak aktif melakukan sosialisasi ke berbagai wilayah. Sejak akhir Januari, mereka telah mengunjungi 51 sekolah di sejumlah daerah.
Wilayah yang disasar antara lain Napu, Besoa, Sangginora, Poso Pesisir, hingga Morowali. Upaya ini dilakukan untuk menjaring siswa potensial yang selama ini sulit mengakses informasi pendidikan.



