Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Catat! SPMB SMA Sulteng 2026 Dibuka 14-31 Mei

A
Penulis: Ade Safitri❯

Ilustrasi antarmuka web SPMB (Seleksi Penerimaan Murid Baru) Sulawesi Tengah dengan peta digital yang menunjukkan titik koordinat rumah calon siswa
Ilustrasi antarmuka web SPMB (Seleksi Penerimaan Murid Baru) Sulawesi Tengah dengan peta digital yang menunjukkan titik koordinat rumah calon siswa


Advertisement

RADAR PALU - Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah menetapkan pelaksanaan SPMB SMA Sulteng 2026 untuk tahun ajaran 2026/2027 berlangsung pada 14-31 Mei.

Seiring persiapan tersebut, Disdik Sulteng mulai melakukan pembenahan pada sistem pendaftaran berbasis website. 

 

Advertisement

 

 

Langkah ini diambil untuk meningkatkan kualitas layanan dan meminimalisir kendala yang terjadi pada tahun sebelumnya.

Advertisement

Perbaikan Sistem Zonasi Jadi Fokus

Dalam SPMB SMA Sulteng 2026, salah satu perhatian utama adalah akurasi penentuan jarak pada jalur domisili. 

Tim SPMB Bidang SMA Disdik Sulteng, Reina, mengungkapkan bahwa sistem sebelumnya masih memiliki keterbatasan dalam membaca jarak secara akurat.

"Karena kita dapat memasukkan beberapa sekolah yang letak geografisnya itu berbeda dengan di perkotaan ini kan. Jadi, ada yang sebenarnya jauh dari sekolah itu, tapi di sistem terbacanya seperti dekat. Dia ambil jarak lurus, padahal sebenarnya kalau mau ke situ harus putar," ujar Reina, Selasa (31/3). 

Google Maps Dinilai Belum Sepenuhnya Akurat

Evaluasi tahun lalu menunjukkan penggunaan Google Maps dalam sistem SPMB SMA Sulteng 2026 baru mencapai akurasi sekitar 70 persen.

Hal ini disebabkan perbedaan kondisi geografis antara data digital dan situasi nyata di lapangan.

Akibatnya, beberapa calon siswa dinilai lebih dekat secara sistem, padahal akses jalan sebenarnya lebih jauh.

Sistem Website Terus Disempurnakan

Untuk mengatasi persoalan tersebut, tim teknis Disdik Sulteng saat ini tengah melakukan penyempurnaan sistem website pendaftaran. 

Meski begitu, secara substansi petunjuk teknis tidak mengalami banyak perubahan dibanding tahun 2025.

"Yang kayak gitu-gitu yang teknisnya nanti paling di website aja yang diperbaiki. Saat ini masih perbaikan itu sistemnya, Insya Allah bisa lebih baik lagi," tambah Reina.

Jalur Domisili Tetap Jadi Kuota Terbesar

Pada SPMB SMA Sulteng 2026, jalur domisili tetap menjadi jalur dengan kuota terbesar.

Syarat utama dalam jalur ini adalah kepemilikan Kartu Keluarga (KK) yang telah diterbitkan minimal satu tahun sebelum pendaftaran. 

Ketentuan ini bertujuan untuk memastikan pemerataan akses pendidikan bagi siswa di wilayah sekitar sekolah.

Dengan perbaikan sistem zonasi, SPMB SMA Sulteng 2026 diharapkan berjalan lebih adil dan mampu mengakomodasi kondisi geografis secara lebih akurat.***

Advertisement

Artikel Terkait

Kepala SMPN 4 Palu: Evaluasi Jadi Kunci Penyempurnaan SPMB 2027

Kepala SMPN 4 Palu: Evaluasi Jadi Kunci Penyempurnaan SPMB 2027

Kepala SMPN 4 Palu menilai pelaksanaan SPMB berbasis digital telah berjalan dengan baik. Meski demikian, evaluasi tahunan tetap diperlukan.

SPMB Masih Diwarnai Pungli, KPK Khawatir Anak Belajar Jalan Pintas Sejak Awal Sekolah

SPMB Masih Diwarnai Pungli, KPK Khawatir Anak Belajar Jalan Pintas Sejak Awal Sekolah

KPK menemukan 28 persen pungli dalam SPMB. Praktik titipan dan imbalan dinilai mengancam integritas pendidikan.

Siap-siap! SDN 1 Talise Palu Buka 2 Kelas Baru, Masuknya Gratis!

Siap-siap! SDN 1 Talise Palu Buka 2 Kelas Baru, Masuknya Gratis!

Kabar gembira! SDN 1 Talise Palu bakal buka dua rombel kelas baru di tahun ajaran ini. Pendaftaran dipastikan gratis tanpa tes.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer