DPRD Sulteng dan Pemkab Parigi Moutong Bahas Tantangan Pembangunan Daerah


RADAR PALU - DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng), menggelar koordinasi dan komunikasi bersama Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Kamis (29/10/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong untuk membahas berbagai persoalan pembangunan daerah, mulai dari keterbatasan fiskal, penanganan bencana banjir, hingga persoalan pertambangan.
Rombongan DPRD Sulteng dipimpin Ketua DPRD Moh. Arus Abdul Karim. Turut hadir sejumlah anggota legislatif, yakni Yus Mangun, Yusuf SP, Zainal Abidin, Musliman, Herry Utusan, dan Maryam Tamoreka.
Baca Juga: Gelar RDP, Komisi II DPRD Sulteng Dorong Percepatan Normalisasi Layanan Bank Sulteng
Dalam sambutannya, Bupati Parigi Moutong Erwin Burase menyampaikan apresiasi atas kunjungan pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.
Ia berharap kegiatan koordinasi tersebut dapat memperkuat sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi dalam mendorong pembangunan daerah.
Ia juga berharap pertemuan tersebut menghasilkan masukan dan dukungan konkret bagi penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi Kabupaten Parigi Moutong.
Selanjutnya, Ia menjelaskan bahwa salah satu tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah kabupaten adalah tingginya kebutuhan belanja pegawai. Kondisi tersebut berdampak pada terbatasnya ruang fiskal untuk membiayai program pembangunan dan pelayanan publik lainnya.
Selain persoalan anggaran, Parigi Moutong juga menghadapi risiko bencana alam, khususnya banjir. Kebutuhan penanganan bencana dinilai turut memberikan tekanan terhadap kemampuan keuangan daerah.
Karena itu, dukungan lintas pemerintahan dinilai penting, terutama untuk memperkuat kesiapsiagaan, mempercepat penanganan bencana, dan meminimalkan dampak yang dirasakan masyarakat.
Ia juga mengharapkan dukungan berupa alat berat guna menunjang penanganan bencana serta mendukung kebutuhan penanganan infrastruktur yang terdampak.



