Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bunda Wiwik: Terima Kasih Mahasiswa Ikut Peduli Soal DBH dan LGBT

Muchsin Siradjudin
Penulis: Muchsin Siradjudin❯
APRESIASI: Walaupun tidak diberikan kesempatan untuk berbicara di depan massa aksi, namun Ketua Fraksi PKS DPRD Sulteng, Hj Wiwik Jumatul Rofi’ah, menyampaikan apresiasinya terhadap isu yang disampaikan peserta aksi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, yang menggelar aksi Kamis (10/09/2026).(FOTO: HUMAS FRAKSI PKS DPRD SULTENG/RADAR PALU).
APRESIASI: Walaupun tidak diberikan kesempatan untuk berbicara di depan massa aksi, namun Ketua Fraksi PKS DPRD Sulteng, Hj Wiwik Jumatul Rofi’ah, menyampaikan apresiasinya terhadap isu yang disampaikan peserta aksi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, yang menggelar aksi Kamis (10/09/2026).(FOTO: HUMAS FRAKSI PKS DPRD SULTENG/RADAR PALU).

Advertisement

RADAR PALU – Walaupun tidak diberikan kesempatan untuk berbicara di depan massa aksi, namun Ketua Fraksi PKS DPRD Sulteng, Hj Wiwik Jumatul Rofi’ah, S.Ag, MH menyampaikan apresiasinya terhadap isu yang disampaikan peserta aksi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, yang menggelar aksi Kamis (10/09/2026).

“Saya apresiasi. Terutama yang terkait DBH dan LGBT. Ini isu kita Bersama. Saya gembira, karena adik-adik mahasiswa mau peduli. Ayo sama-sama kita berjuang,”kata Bunda Wiwik ditemui setelah menemui massa aksi.

Soal DBH kata Bunda Wiwik, bahwa DPRD Sulteng lah yang menginisiasi lahirnya Forum DPRD-DPRD yang merupakan daerah penghasil nikel, untuk menyuarakan tuntutan yang sama terkait DBH.

“Komisi IV, juga sudah datang ke Kementerian ESDM, ke Kementerian Keuangan, sudah lobi ke DPR-RI, sudah ke Kementerian keuangan. Sekarang alhamdulillah sementara berproses,”katanya.

Kata Bunda Wiwik, sebagai anggota DPRD dirinya bersyukur jika mahasiswa ikut mendorong DBH. Dengan demikian, pemerintah pusat akan segera merealisasikan janjinya untuk segera menghitung dan memberikan DBH sesuai dengan haknya masing-masing ke wilayah penghasil nikel.

Advertisement

Demikian pula terkait dengan desakan perlunya melahirkan Perda penolakan LGBT. Kata Bunda Wiwik, sesaat sebelum menemui massa aksi, Komisi IV melakukan pertemuan yang salah satu keputusannya, bahwa ditargetkan 2027 sudah ada Perda penolakan LGBT.

“Prosesnya sudah kita mulai. Sebab untuk melahirkan regulasi atau Perda itu kan prosesnya tidak singkat. Tapi bismillah, 2027 kita targetkan, Perda anti LGBT bisa dibahas dan ditetapkan,”tandas Bunda Wiwik.(***)

Advertisement

Artikel Terkait

Temui Pendemo, Bunda Wiwik Tidak Diberi Kesempatan Berbicara

Temui Pendemo, Bunda Wiwik Tidak Diberi Kesempatan Berbicara

Massa meminta, agar mereka diterima oleh Ketua DPRD Sulteng dan seluruh Ketua-Ketua Fraksi yang ada di DPRD Sulteng.

Bunda Wiwik Dorong Perempuan Sulteng Lebih Aktif Terlibat dalam Politik

Bunda Wiwik Dorong Perempuan Sulteng Lebih Aktif Terlibat dalam Politik

Menurut Bunda Wiwik keterlibatan perempuan dalam politik bukan sekadar persoalan pemenuhan hak, tetapi juga merupakan tanggung jawab.

Bunda Wiwik Soroti Tingginya Perceraian, Penguatan Keluarga Dinilai Jadi Kunci

Bunda Wiwik Soroti Tingginya Perceraian, Penguatan Keluarga Dinilai Jadi Kunci

Buda Wiwik menyoroti tingginya angka perceraian yang dinilai menjadi salah satu persoalan serius dalam ketahanan keluarga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer