Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Polri Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, CCTV Dikumpulkan

Muhammad Awaludin • Jumat, 13 Maret 2026 | 22:03 WIB

Tangkapan layar CCTV memperlihatkan dua pelaku yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras aktivis KontraS terhadap Andrie Yunus yang kini tengah diselidiki oleh Kepolisian.
Tangkapan layar CCTV memperlihatkan dua pelaku yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras aktivis KontraS terhadap Andrie Yunus yang kini tengah diselidiki oleh Kepolisian.

RADAR PALU – kasus penyiraman air keras aktivis KontraS Andrie Yunus kini tengah diselidiki kepolisian. Polri mengumpulkan berbagai alat bukti digital, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV), untuk mengungkap pelaku penyerangan yang terjadi di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat.

Kepala Divisi Humas Polri Johnny Eddizon Isir mengatakan penyidik saat ini masih mengumpulkan dan menganalisis rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. 

 

 

 

“Pengumpulan berbagai alat bukti digital, termasuk CCTV, sedang dalam proses analisa lebih lanjut. Harapannya pelaku dapat segera teridentifikasi,” kata Johnny di Jakarta, Jumat. 

Selain rekaman CCTV, polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian. Hingga kini, penyidik telah mewawancarai dua orang saksi untuk menggali informasi terkait penyerangan tersebut.

Menurut Johnny, proses pemeriksaan saksi masih terus berlangsung dan tidak menutup kemungkinan jumlah saksi akan bertambah.

“Sejauh ini saksi masih dalam proses pendalaman melalui wawancara. Terdata ada dua orang, tetapi kemungkinan bisa berkembang karena penyelidikan masih tahap awal,” ujarnya. 

Johnny menegaskan Polri berkomitmen untuk mengungkap kasus penyiraman air keras aktivis KontraS tersebut secara transparan. Ia juga memastikan proses penyelidikan akan dilakukan secara serius tanpa pandang bulu.

Arahan tersebut, kata dia, juga sejalan dengan komitmen Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas kasus kekerasan yang menimpa aktivis tersebut.

“Kami akan serius mengungkap kasus ini hingga terang benderang dan menangkap pelakunya, siapa pun dia, tentu tetap dalam koridor hukum,” tegasnya.

Sebelumnya, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus menjadi korban serangan orang tak dikenal yang menyiramkan air keras.

Peristiwa itu terjadi setelah Andrie selesai melakukan rekaman siniar atau podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). Dalam kegiatan tersebut, ia membahas isu militerisme serta uji materi Undang-Undang TNI.

Berdasarkan informasi awal, sekitar pukul 23.37 WIB Andrie sedang mengendarai sepeda motor di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat. Saat melintas di lokasi tersebut, dua orang pelaku yang juga menggunakan sepeda motor mendekati korban. 

Pelaku kemudian menyiramkan cairan yang diduga air keras sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bakar pada sekitar 24 persen bagian tubuh. Beberapa bagian yang terdampak antara lain tangan, kaki, serta mata yang terkena cairan tersebut.

Korban kemudian segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis darurat, terutama pada bagian mata yang mengalami gangguan penglihatan akibat cairan tersebut.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik karena menyasar seorang aktivis hak asasi manusia. Polisi berharap pengumpulan bukti digital dan keterangan saksi dapat mempercepat pengungkapan pelaku.***

Editor : Muhammad Awaludin
#POLRI #kriminal jakarta #Andrie Yunus #Radar Palu #penyiraman air keras #kontras