RADAR PALU - Patung Garuda di Jalan Hasanuddin, Palu, kembali rusak pada Sabtu malam. DPRD mendorong pemerintah menuntut pertanggungjawaban pihak penyedia proyek agar kerusakan tak terulang.
Ketua DPRD Kota Palu, Rico Djanggola, menegaskan agar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bertindak tegas terhadap penyedia proyek patung Garuda, terutama jika masih dalam masa garansi.
“Kami mendorong Pemkot, khususnya OPD terkait yaitu DLH, untuk bersikap tegas kepada penyedia, apalagi bila pekerjaan masih dalam masa garansi,” kata Rico.
Rico mengingatkan, patung yang belum genap dua tahun ini sudah beberapa kali mengalami kerusakan. Hal ini menjadi perhatian serius dan menuntut evaluasi menyeluruh.
“Mengingat kondisinya yang sudah sering kali patah padahal baru terbangun kurang dari dua tahun, perlu ada perbaikan total dan pernyataan tegas dari penyedia bahwa mereka bertanggung jawab penuh jika kerusakan kembali terjadi,” tegasnya.
Soal biaya pembangunan, Rico mengaku akan meninjau kembali data anggaran. Patung ini dibahas pada 2023 dan dilaksanakan pada 2024, sebelum dirinya duduk di DPRD.
“Untuk besar anggaran saya coba cek kembali, karena saat itu saya belum duduk di DPRD, jadi harus mencari datanya,” jelasnya.
DPRD Kota Palu menekankan pentingnya perbaikan menyeluruh agar ikon kota tetap aman dan indah, serta penyedia bertanggung jawab atas setiap kerusakan.***