RADAR PALU – Sorotan terhadap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu sekolah dasar di Kota Palu yang ramai dibahas di media sosial mendapat klarifikasi dari Ketua Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Makan Bergizi Indonesia (APPMBGI) Sulawesi Tengah, Kartini Malarangan.
Melalui pernyataan di akun Facebook pribadinya, Kartini menjelaskan bahwa alokasi anggaran Rp15 ribu per porsi MBG tidak sepenuhnya digunakan untuk belanja bahan makanan.
Ia menyebutkan bahwa dalam skema yang ditetapkan, dana Rp15 ribu tersebut telah mencakup beberapa komponen pembiayaan.
Rincian Alokasi Anggaran
Menurut penjelasan Kartini, pembagiannya sebagai berikut:
Rp10.000 untuk belanja bahan baku makanan
Rp3.000 untuk operasional dapur, termasuk gaji karyawan serta kebutuhan penunjang seperti kebersihan dan perlengkapan
Rp2.000 untuk sewa dapur
Ia menegaskan, biaya operasional dan sewa dapur merupakan bagian dari sistem yang telah ditentukan dalam pelaksanaan program.
Soal Variasi Menu
Terkait menu berupa snack atau makanan kering yang menjadi sorotan, Kartini menjelaskan bahwa variasi menu dapat berbeda di setiap dapur atau SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi).
Menurutnya, apabila terdapat penilaian bahwa menu kurang sesuai, tersedia mekanisme pelaporan untuk dilakukan evaluasi oleh pihak terkait.
Kartini juga mengimbau masyarakat untuk memahami struktur pembiayaan program sebelum menarik kesimpulan, mengingat anggaran yang tersedia telah dibagi sesuai kebutuhan operasional.
Sorotan terhadap menu MBG sebelumnya ramai diperbincangkan warganet setelah beredar unggahan di media sosial.***
Editor : Muhammad Awaludin