Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lampu Jalan di Palu Dirusak Berulang, Pemkot Geram: Bukan Pencurian tapi Vandalisme

A
Penulis: Annisa Tri Yusnida❯
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Palu, Asfiani Lataha
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Palu, Asfiani Lataha

RADAR PALU – Aksi perusakan lampu jalan kembali terjadi di Kota Palu dan membuat Pemerintah Kota angkat suara. Dalam beberapa hari terakhir, dua titik penerangan jalan dilaporkan rusak, masing-masing di Jalan Ponegoro dan Jalan Juanda, akibat ulah oknum tak bertanggung jawab.


Advertisement

Pemerintah Kota Palu memastikan insiden tersebut bukan pencurian, melainkan murni aksi vandalisme yang merusak fasilitas umum dan merugikan masyarakat.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Palu, Asfiani Lataha, mengatakan perusakan di Jalan Ponegoro dilakukan secara sengaja.

“Untuk perusakan di Jalan Ponegoro itu bukan pencurian, tapi memang sengaja dirusak,” ujar Asfiani saat ditemui, Rabu (21/1/2026).

Berbeda dengan kasus di Jalan Juanda, pelaku perusakan berhasil diidentifikasi berkat rekaman CCTV dan telah diamankan oleh Satpol PP. Sementara di Jalan Ponegoro, proses penelusuran masih terkendala karena tidak adanya kamera pengawas di sekitar lokasi.

“Kalau di Ponegoro tidak ada CCTV, jadi masih kami telusuri. Beda dengan Juanda yang terekam kamera,” jelasnya.

Advertisement

 

 

 

Meski insiden perusakan lampu jalan ini terjadi berulang kali, hingga kini belum ada sanksi tegas yang dijatuhkan. Dinas Perkim masih sebatas melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan daerah dan menunggu keputusan lanjutan.

“Untuk tindakan tegas, kami sudah melapor ke pimpinan. Saat ini masih menunggu arahan,” ungkap Asfiani.

Sementara itu, Dinas Perkim memastikan perbaikan akan segera dilakukan agar penerangan jalan kembali berfungsi dan tidak mengganggu kenyamanan serta keamanan warga.

“Dalam dua sampai tiga hari akan kita benahi. Untuk Jalan Juanda, hari ini langsung diperbaiki. Ada sembilan titik lampu bollard yang rusak,” katanya.

 

Sambil menunggu instruksi Wali Kota Palu, pihaknya mulai memperkuat koordinasi dengan Satpol PP untuk meningkatkan pengawasan dan pengamanan fasilitas umum, khususnya di titik-titik rawan vandalisme.  

Asfiani pun mengimbau masyarakat agar ikut menjaga fasilitas publik yang dibangun menggunakan anggaran daerah.

“Tujuan pemerintah memperbaiki dan memasang lampu jalan adalah untuk mempercantik kota dan memberi rasa aman. Mari jaga bersama aset-aset kita,” pungkasnya.***

Advertisement

Artikel Terkait

PKH Dikaitkan Retribusi Sampah, Honor RT Ikut Dipertanyakan di Palu

PKH Dikaitkan Retribusi Sampah, Honor RT Ikut Dipertanyakan di Palu

PKH, lampu jalan, PPPK hingga honor RT menjadi persoalan warga yang dibahas dalam rapat paripurna DPRD Kota Palu.

Tiang Lampu Jalan L Gadi Akhirnya Dievakuasi, Ini Alasan Penggantinya Belum Dipasang

Tiang Lampu Jalan L Gadi Akhirnya Dievakuasi, Ini Alasan Penggantinya Belum Dipasang

Tiang lampu Jalan L. Gadi yang rusak akhirnya dievakuasi. UPTD PJU mengungkap alasan tiang baru belum dipasang.

Kemenkum Sulteng Dalami Strategi Penguatan Indikasi Geografis Berkelanjutan

Kemenkum Sulteng Dalami Strategi Penguatan Indikasi Geografis Berkelanjutan

Kemenkum Sulteng mendalami strategi penguatan Indikasi Geografis untuk melindungi produk unggulan daerah dan meningkatkan ekonomi masyarakat

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer