Informasi terkait kenaikan harga BBM April 2026 ramai diperbincangkan warganet dalam beberapa hari terakhir. Dalam unggahan tersebut, disebutkan sejumlah produk BBM non subsidi mengalami kenaikan signifikan.
Pertamax diklaim naik hingga Rp17.850 per liter. Selain itu, Pertamax Green dan Pertamax Turbo juga disebut ikut mengalami penyesuaian harga.
Kabar ini pun memicu keresahan di tengah masyarakat, terutama pengguna BBM non subsidi.
Pertamina Tegaskan Informasi Tidak Resmi
Menanggapi hal tersebut, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, angkat bicara. Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar bukan berasal dari sumber resmi.
Menurutnya, hingga saat ini belum ada pengumuman terkait penyesuaian harga BBM April 2026. Dengan demikian, kabar kenaikan tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Informasi tersebut tidak resmi,” tegas Roberth.
Imbauan Cek Informasi Resmi
Pertamina mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial. Masyarakat diminta selalu merujuk pada kanal resmi perusahaan untuk mendapatkan informasi valid.
Salah satu sumber yang dapat diakses adalah situs resmi Pertamina di www.pertamina.com. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah penyebaran hoaks yang dapat memicu kepanikan.
Masyarakat Diminta Tetap Tenang
Di tengah maraknya kabar harga BBM April 2026, masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak terpancing isu yang belum jelas kebenarannya.
Pertamina memastikan setiap kebijakan terkait harga BBM akan diumumkan secara resmi melalui kanal terpercaya.
Dengan belum adanya pengumuman resmi, masyarakat diminta tetap mengacu pada informasi valid agar tidak terpengaruh isu kenaikan harga BBM April 2026 yang belum terbukti.***
Editor : Muhammad Awaludin