RADAR PALU - Lapangan Islamic Center Universitas Tadulako mulai dipenuhi deretan tenda dan stan usaha. Mahasiswa dan pelaku UMKM memanfaatkan momen Ramadan untuk menjajakan produk sekaligus belajar membangun usaha sendiri.
Kegiatan yang kini bernama Expo Ramadan Untad ini tidak lagi sekadar pasar musiman, tetapi diarahkan menjadi ruang latihan kewirausahaan bagi mahasiswa.
Expo Ramadan Untad 2026 resmi dibuka Selasa (24/2/2026) di Kampus Universitas Tadulako, Palu. Lebih dari 60 pelaku usaha terlibat, terdiri dari mahasiswa dan UMKM lokal.
Beragam produk ditawarkan, mulai dari makanan dan minuman khas Ramadan hingga hasil kreativitas mahasiswa.
Ketua panitia, Vitayanti Fattah, mengatakan kegiatan ini merupakan pengembangan dari Pasar Ramadan yang digelar tahun sebelumnya. Tahun ini, konsepnya diperluas dengan fokus pada pemberdayaan dan pembelajaran kewirausahaan.
“Bukan hanya menjual, tapi ada upaya pemberdayaan kewirausahaan bagi mahasiswa dan masyarakat,” ujarnya.n
Menurutnya, expo ini menjadi sarana untuk mengubah pola pikir mahasiswa agar tidak hanya bergantung pada peluang kerja setelah lulus, tetapi juga mampu membangun usaha sendiri.
Rektor Universitas Tadulako, Prof Amar, menilai kegiatan ini bagian dari upaya kampus membangun ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan.
Ia berharap mahasiswa dan alumni Untad ke depan bisa menjadi pencipta lapangan kerja, bukan sekadar pencari kerja.
Antusiasme peserta cukup tinggi. Namun, panitia mengakui jumlah stan masih terbatas karena keterbatasan tenda dan fasilitas di lokasi.
Expo ini juga melibatkan dukungan pemerintah daerah, termasuk Dinas Koperasi dan UMKM Kota Palu, serta mitra usaha yang mendukung kegiatan mahasiswa.***
Editor : Muhammad Awaludin