RADAR PALU - Musim balap 2026 belum benar-benar dimulai. Tapi di balik layar, satu per satu nama pebalap muda Indonesia sudah bersiap menempuh lintasan yang lebih panjang.
PT Astra Honda Motor (AHM) memilih tetap berjalan dengan caranya sendiri: membangun pembinaan pelan, berjenjang, dan konsisten—dari sirkuit lokal hingga ke arena balap Eropa.
Nama M. Kiandra Ramadhipa menjadi salah satu penanda langkah itu. Pebalap asal Sleman, Yogyakarta, ini akan tampil di FIM Moto3 Junior World Championship, membuka jalur menuju kompetisi dunia.
Jalur tersebut bukan hal baru dalam ekosistem Astra Honda. Sebelumnya, lulusan Astra Honda Racing School telah lebih dulu menapaki level global, seperti Mario Suryo Aji di Moto2 dan Veda Ega Pratama di Moto3.
Di Asia, Astra Honda Racing Team tetap hadir penuh di Asia Road Racing Championship 2026. M. Adenanta Putra naik kelas ke Asia Superbike (ASB) 1000, menghadapi persaingan paling ketat di kawasan dengan CBR1000RR-R.
Di kelas Supersports (SS) 600, Herjun Atna Firdaus dan Fadillah Arbi Aditama kembali melanjutkan konsistensi. Keduanya datang dengan modal podium musim lalu, membawa CBR600RR ke lintasan.
Sementara itu, dominasi di kelas Asia Production (AP) 250 tetap dijaga. Rheza Danica Ahrens berduet dengan Muh. Badly Ayatullah, mengandalkan CBR250RR.
Pembinaan usia muda juga terus dijaga sejak fase paling awal. Tiga pebalap binaan—Muh. Badly Ayatullah, Bintang Pranata Sukma, dan M. Maulana Malik—akan tampil di Moto4 Asia Cup, ajang yang kerap menjadi pintu masuk karier balap internasional.
Di level regional, Resky Yusuf Hermawan dan Abimanyu Bintang Fermadi akan menjalani satu musim penuh di Honda Thailand Talent Cup, mengumpulkan jam terbang dan membentuk mental tanding.
Lintasan nasional pun tetap menjadi ruang belajar. Sejumlah pebalap Astra Honda dijadwalkan turun di Mandalika Racing Series, menjaga sentuhan kompetisi sebelum melangkah lebih jauh.
Tak hanya balap aspal, AHM juga menyiapkan jalur off-road. Ivan Valrossi akan tampil di Kejurnas Motocross 250, melanjutkan pembinaan talenta motocross nasional.
“Musim balap 2026 menjadi fase penting bagi pebalap muda kami untuk terus tumbuh dan siap bersaing di level yang lebih tinggi,” ujar Marketing Director PT Astra Honda Motor, Octavianus Dwi Putro.***
Editor : Muhammad Awaludin