
RADAR PALU – Branch Manager PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) Palu atau PT Askrindo (Persero) sekaligus Ketua AAUI (Asosiasi Asuransi Umum Indonesia) cabang Palu, Faizal Fahd, menekankan pentingnya perlindungan asuransi dalam setiap kegiatan yang melibatkan banyak orang untuk mengantisipasi risiko yang tidak diinginkan, baik bagi panitia maupun peserta.
Hal itu disampaikannya dalam kegiatan FKIJK Fun Run 2026 yang digelar di Kota Palu, Sabtu (24/10/2026), dalam rangka memperingati Bulan Inklusi Keuangan yang bertujuan memperluas edukasi dan literasi keuangan kepada masyarakat.
Faizal mengapresiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi sarana mengajak masyarakat umum menerapkan pola hidup sehat melalui aktivitas olahraga bersama.
Baca Juga: PN Palu Vonis Satu Tahun Penjara dalam Kasus Lakalantas Maut, Kuasa Hukum Ajukan Banding
“Setiap event itu sebaiknya di-cover oleh asuransi agar tidak ada risiko-risiko yang tidak diinginkan oleh panitia ataupun sebagai peserta pada kegiatan,” ujar Faizal.
Ia mengatakan, sebagian besar anggota Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) yang berada di bawah pengawasan OJK turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Dari Askrindo sendiri, beberapa anggota ikut berlari untuk mendukung acara itu.
Faizal berharap kegiatan tersebut juga dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai asuransi, tidak hanya di kalangan pelaku industri keuangan, tetapi juga masyarakat umum.
“Harapannya kita bisa memberikan literasi tentang asuransi, bukan hanya di kalangan pelaku finansial, tapi juga untuk masyarakat umum,” katanya.
Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tengah, Bonny Hardi Putra, menjelaskan bahwa FKIJK Fun Run merupakan bagian dari rangkaian Bulan Inklusi Keuangan. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai industri jasa keuangan dan diikuti sekitar 1.000 peserta lari, selain masyarakat yang turut hadir di lokasi.
Bonny mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya berisi aktivitas olahraga, tetapi juga menghadirkan talk show untuk edukasi dan literasi keuangan, lomba bagi kalangan sekolah dan pelajar, stan industri jasa keuangan, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Jadi harapannya acara ini bukan hanya untuk hura-hura, tapi kami untuk menyebarkan informasi seluas-luasnya bahwa industri jasa keuangan siap mendukung pengembangan ekonomi bagi masyarakat,” kata Bonny.



