Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Morut Sinkronkan Beasiswa Morut Cerdas dan Berani Cerdas

I
Penulis: Ilham Nusi❯
ASPIRASI: Mahasiswa asal menyampaikan aspirasi terkait beasiswa dalam kunjungan Komisi I DPRD Morut bersama Bagian Kesra dan Dinas Kominfo di Asrama Mahasiswa Morut di Kelurahan Tondo, Palu, Jumat (16/10/2026). (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)
ASPIRASI: Mahasiswa asal menyampaikan aspirasi terkait beasiswa dalam kunjungan Komisi I DPRD Morut bersama Bagian Kesra dan Dinas Kominfo di Asrama Mahasiswa Morut di Kelurahan Tondo, Palu, Jumat (16/10/2026). (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)

Advertisement

RADAR PALU - DPRD Morowali Utara (Morut) mengoordinasikan sinkronisasi beasiswa Morut Cerdas milik pemerintah kabupaten dengan program Berani Cerdas milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Langkah ini bertujuan memperluas akses bantuan pendidikan bagi mahasiswa asal Morowali Utara.

Komisi I DPRD Morut bersama Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Morut membahas sinkronisasi kedua program melalui kunjungan kerja ke Dinas Pendidikan Sulteng di Kota Palu, Selasa (27/10/2026).

Koordinasi tersebut menindaklanjuti aspirasi mahasiswa yang meminta kenaikan nominal beasiswa Morut Cerdas dan mengeluhkan kesulitan mengakses program Berani Cerdas. 

Aspirasi itu sebelumnya disampaikan dalam rapat koordinasi bersama sejumlah perangkat daerah dan perwakilan mahasiswa di Asrama Mahasiswa Morut di Kelurahan Tondo, Palu, Jumat (16/10/2026).

Advertisement

Ketua Komisi I DPRD Morut, Arief Ibrahim, menegaskan bahwa pemerintah kabupaten tetap perlu menjalankan Morut Cerdas meskipun pemerintah provinsi telah menghadirkan program Berani Cerdas.

Menurut Arief, kedua program beasiswa tersebut perlu berjalan berdampingan agar semakin banyak mahasiswa asal Morowali Utara memperoleh bantuan biaya pendidikan.

"Morut Cerdas tetap harus berjalan berdampingan dengan Berani Cerdas. Kedua program ini diharapkan saling melengkapi sehingga semakin banyak mahasiswa asal Morowali Utara yang mendapatkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan," ujar Arief.

Dalam pertemuan dengan Dinas Pendidikan Sulteng, DPRD Morut mengusulkan penunjukan person in charge (PIC) atau penanggung jawab dari pemerintah kabupaten untuk membantu mahasiswa mengakses program Berani Cerdas.

Usulan tersebut menjawab keluhan mahasiswa yang masih mengalami kesulitan dalam mengakses beasiswa besutan Gubernur Sulteng Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny Arniwaty Lamadjido itu.

Pemprov Sulteng dalam koordinasi itu akhirya menyepakati perlunya PIC dari Pemkab Morut untuk memperkuat koordinasi dan mempermudah pelayanan kepada mahasiswa.

Advertisement

Artikel Terkait

Mahasiswa Penerima Beasiswa Berani Cerdas Harus Pilih Satu Bantuan, Tak Boleh Double Funding

Mahasiswa Penerima Beasiswa Berani Cerdas Harus Pilih Satu Bantuan, Tak Boleh Double Funding

Penerima Beasiswa Berani Cerdas diwajibkan memilih satu program bantuan pendidikan dan tidak boleh menerima ganda.

Siswa Berprestasi Sulteng Terima Reward Dana Pembinaan dari Disdik

Siswa Berprestasi Sulteng Terima Reward Dana Pembinaan dari Disdik

Siswa berprestasi Sulteng peraih juara nasional OSN, O2SN, FLS3N, dan GSI menerima reward dana pembinaan dari Disdik Sulteng.

BOSDA Sulteng Tak Kunjung Cair, Kadisdik Minta Sekolah Swasta Sabar

BOSDA Sulteng Tak Kunjung Cair, Kadisdik Minta Sekolah Swasta Sabar

Kabar terbaru pencairan BOSDA Sulteng 2026. Kadikbud Firmanza buka suara soal nasib sekolah swasta yang mulai resah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer