Tragedi di Pelabuhan Tangkiang, Operator Forklift Tewas Dihantam Besi Beton

RADAR PALU – Suasana kerja di area Pelabuhan Tangkiang, Desa Kalolos, Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai, mendadak berubah menjadi duka. Seorang pekerja, IR (43), meninggal dunia setelah terkena ikatan besi beton ulir saat menjalankan aktivitas bongkar muat, Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 15.45 WITA.
Korban yang diketahui bekerja sebagai operator forklift itu berdomisili di wilayah Malutong, Kabupaten Tojo Unauna.
Peristiwa nahas tersebut terjadi ketika korban tengah melakukan pekerjaan menurunkan besi beton ulir dari dalam sebuah kontainer. Saat proses berlangsung, kontainer diangkat menggunakan forklift yang dioperasikan oleh seorang pekerja bernama Ganjar.
Baca Juga: Banggai Tuan Rumah Harhubnas 2026 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah
Di saat yang sama, korban berada di dalam kontainer untuk membuka tali pengikat besi beton ulir. Namun, ketika pekerjaan tersebut dilakukan, pengikat yang berada di bagian tengah tumpukan besi tiba-tiba terputus.
Dalam hitungan detik, ikatan besi tersebut menghantam bagian kepala korban. Benturan keras itu membuat korban mengalami luka serius hingga akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Akibat kejadian tersebut, korban meninggal dunia,” ujar Kapolsek Kintom AKP Muh. Zulfikar, SH.
Mendapat laporan kecelakaan kerja tersebut, personel Polsek Kintom, Polresta Banggai, langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Polisi melakukan penanganan awal, mengecek kondisi dan situasi di TKP, mendata identitas korban, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Kapolsek Kintom mengatakan, pihaknya masih melakukan penanganan dan pengumpulan keterangan untuk mengungkap secara jelas rangkaian kejadian hingga menyebabkan kecelakaan kerja tersebut.
“Kami masih melakukan penanganan dan pengumpulan keterangan terkait peristiwa tersebut untuk mengetahui secara jelas rangkaian kejadian kecelakaan kerja,” jelas AKP Zulfikar.(***)



