RADAR PALU - Menghabiskan akhir pekan bersama keluarga tidak harus dengan perjalanan jauh. Kinan memilih Camp Paneki Tepi Teduh di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, sebagai tempat camping bersama suami dan anaknya.
Keluarga tersebut tiba pada malam hari dan mendirikan tenda yang mereka bawa sendiri. Mereka bermalam hingga Minggu pagi sambil menikmati suasana alam dan aliran sungai kecil yang berada di sekitar lokasi camping.
Pagi harinya, Kinan bersama suami dan anaknya menikmati waktu santai di sekitar tenda. Sang suami menikmati kopi, Kinan memilih kopi susu, sedangkan anak mereka yang berusia sekitar lima tahun menikmati susu ditemani pisang goreng hangat.
Baca Juga: Camp Paneki Tepi Teduh, Wisata Camping dengan Nuansa Alam Dekat Palu
Kinan mengatakan dirinya mengetahui keberadaan Camp Paneki dari seorang teman yang sebelumnya sempat menggelar kegiatan refreshing bersama komunitas Palu Mama Menari di lokasi tersebut.
“Kalau tahu tempat ini dari teman kemarin, karena kan mereka sempat buat kegiatan refreshing di sini dari Palu Mama Menari,” kata Kinan saat ditemui di lokasi camp, Minggu (6/9/2026).
Menurut Kinan, suasana Camp Paneki terasa nyaman untuk bersantai maupun bermalam. Keberadaan aliran air di sekitar lokasi menjadi salah satu daya tarik, ditambah jaraknya yang relatif dekat dari Kota Palu.
Baca Juga: Musim Panas Dongkrak Produksi dan Pendapatan Petani Garam Talise
“Rasanya ya enak, nyaman, apalagi kan di pinggir air begini enak. Suasananya bagus juga, terus tidak jauh juga kan dari kota,” ujarnya.
Kunjungan tersebut menjadi pengalaman pertama Kinan menginap di Camp Paneki. Meski demikian, ia mengaku sudah beberapa kali berkunjung ke kawasan Paneki dan cukup sering melakukan aktivitas camping.
“Cuman kalau ke Paneki sudah berapa kali sih. Cuman kalau kesininya ini baru pertama kali,” katanya.
Baca Juga: Bukan Sekadar Tambak Garam, Penggaraman Talise Disiapkan Jadi Kawasan Wisata
Sebelum memilih Camp Paneki, Kinan sempat mencari lokasi glamping lainnya. Namun, karena tidak mendapatkan tempat dan perjalanan dilakukan pada malam hari, ia kemudian mencari lokasi yang lebih dekat dari Kota Palu.
“Cuman karena tidak dapat tempat, jadi cari-cari yang dekat. Karena kan tadi malam naiknya malam. Jadi cari-cari yang dekat kota,” ungkapnya.
Bagi Kinan, kegiatan camping biasanya dilakukan pada akhir pekan karena menyesuaikan dengan pekerjaan. Ia juga menilai lokasi yang mudah dijangkau menjadi pertimbangan ketika memilih tempat untuk berkemah bersama keluarga.
Baca Juga: Penggaraman Talise Berpotensi Jadi Destinasi Wisata, Dinas Pariwisata Fokus Siapkan SDM
“Iya, weekend. Karena kerja kan,” katanya.
Camp Paneki Tepi Teduh menyediakan area camping dan rekreasi dengan sejumlah fasilitas, seperti musala, toilet, tempat bilas, spot api unggun, parkir gratis dan warung kopi. Pengunjung dapat membawa perlengkapan sendiri maupun menyewa peralatan camping yang tersedia di lokasi.
Editor : Annisa Wibdy