Bukan Sekadar Tambak Garam, Penggaraman Talise Disiapkan Jadi Kawasan Wisata

Annisa Wibdy • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 13:19 WIB
Lurah Talise, Mohammad Iqbal. FOTO: Annisa Nurul Wibdy.
Lurah Talise, Mohammad Iqbal. FOTO: Annisa Nurul Wibdy.

RADAR PALU - Kawasan Penggaraman Talise dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata di Kota Palu. Selain menjadi lokasi produksi garam masyarakat, kawasan ini dinilai memiliki daya tarik tersendiri jika ditata dan dikelola secara profesional.

Lurah Talise, Mohammad Iqbal, mengatakan peluang Penggaraman Talise menjadi kawasan wisata cukup tinggi. Menurutnya, pembenahan dan penataan perlu dilakukan agar kawasan tersebut lebih menarik bagi masyarakat maupun wisatawan.

“Potensi di penggaraman itu sebenarnya cukup menjanjikan. Peluang untuk menjadi kawasan wisata itu tinggi,” ujar Iqbal. Jumat, (14/8/2026). 

Baca Juga: Penggaraman Talise Berpotensi Jadi Destinasi Wisata, Dinas Pariwisata Fokus Siapkan SDM

Namun, ia menilai pengelolaan penggaraman saat ini masih dilakukan secara tradisional. Karena itu, peningkatan produktivitas dan kualitas garam juga perlu dilakukan agar mampu bersaing dengan garam dari luar daerah.

Menurut Iqbal, pengembangan Penggaraman Talise membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Kelurahan selama ini memberikan sosialisasi, membantu kelompok penggaraman dalam pengajuan bantuan, serta mendukung kebutuhan masyarakat melalui koordinasi dengan instansi terkait.

Ia menyebut masyarakat telah mendapatkan sejumlah bantuan, seperti membran, peralatan, serta alat berat untuk memperbaiki saluran dan pematang tambak. Bantuan tersebut, kata dia, perlu diawasi agar digunakan sesuai peruntukannya.

Baca Juga: Terima Massa Aksi Sambil Lesehan di Aspal, Bunda Wiwik Jawab Semua Tuntutan Mahasiswa

“Intinya sekarang bagaimana dilakukan pengawasan, monitoring dan evaluasi agar bantuan itu tidak sia-sia,” katanya.

Iqbal mengatakan terdapat sekitar 16 kelompok yang berkaitan dengan aktivitas penggaraman. Kelompok-kelompok tersebut membutuhkan pembinaan dan pelatihan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan garam.

Terkait pengembangan sebagai destinasi wisata, Iqbal mengaku koordinasi khusus dengan Dinas Pariwisata belum dilakukan karena kawasan tersebut masih digunakan masyarakat sebagai lokasi produksi garam.

Baca Juga: Sebut Kliennya Dizolimi, PH Pertanyakan Perpanjangan Penahanan Melewati Batas Waktu 

Namun, apabila nantinya dikembangkan menjadi kawasan wisata, sejumlah OPD perlu terlibat. Dinas Pariwisata berkaitan dengan pengembangan destinasi, sementara sektor kelautan dan perikanan berperan dalam peningkatan produktivitas garam. Dinas UMKM juga dinilai penting untuk mengembangkan hasil produksi garam menjadi produk bernilai ekonomi.

Iqbal mengungkapkan, rencana pengembangan kawasan wisata di sekitar Penggaraman Talise sudah masuk dalam perencanaan Pemerintah Kota Palu. Ia menyebut perencanaan tersebut ditangani Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan telah disiapkan dalam bentuk master plan.

Menurutnya, pengembangan kawasan nantinya tidak hanya berfokus pada tambak garam, tetapi juga mencakup kawasan di sekitarnya agar menjadi satu kawasan wisata yang tertata.

Baca Juga: Dorong Kopi Buleleng Morowali Berindikasikan Geografis, Kemenkum Sulteng Siapkan Pendampingan

“Bapak Wali Kota sudah merencanakan itu. Master plan-nya pasti sudah ada. Untuk masalah itu sebenarnya sudah ditangani oleh Dinas PU,” jelasnya.

Penataan kawasan tersebut nantinya akan mencakup sejumlah fasilitas pendukung, seperti toilet, masjid, ruang terbuka, serta fasilitas lain yang menunjang kenyamanan pengunjung.

“Pengembangan kawasan wisata bukan hanya sekadar penggaraman, tetapi kawasan yang ada di sekitarnya juga harus ditata,” ujarnya.

Baca Juga: Sesar Palu-Koro Picu Gempa M 4,7 di Donggala, Getaran Terasa hingga Palu dan Sigi

Meski demikian, Iqbal mengaku belum mengetahui secara pasti kapan rencana tersebut mulai direalisasikan. Ia menyebut informasi mengenai tahapan dan waktu pelaksanaan dapat dikonfirmasi lebih lanjut kepada Dinas PU.

Ia berharap rencana tersebut dapat segera diwujudkan dengan tetap mempertahankan aktivitas masyarakat sebagai petani garam di Penggaraman Talise.

Editor : Annisa Wibdy
penggaraman talise wisata talise dinas pariwisata berpotensi palu