RADAR PALU — Pemandangan menarik terjadi di area Lobi Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat Kelas IA Khusus pada Kamis (1/10/2026) sore.
Mantan Rektor Universitas Tadulako (Untad) Palu, Muhammad Basir Cyio, bertemu secara tidak sengaja dengan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dr. Abraham Samad, S.H., M.H.
Pertemuan singkat tanpa rencana tersebut berlangsung sekitar pukul 15.03 WIB. Sebagai sesama anak negeri yang berdarah Makassar, suasana hangat dan keakraban langsung tercipta di antara keduanya di tengah lalu lalang pengunjung pengadilan.
Baca Juga: Satgas Hilirisasi dan UNTAD Gelar Lokakarya, Aktivitas Tambang CPM dan Morowali Jadi Sorotan
Meskipun durasi perbincangan berlangsung singkat, tidak sampai 10 menit, momen tersebut sarat akan kenangan masa lalu. Abraham Samad rupanya masih ingat betul memorinya saat menginjakkan kaki di kampus Universitas Tadulako 13 tahun silam.
Dalam kesempatan tersebut, Abraham Samad tidak merinci secara mendalam agenda kedatangannya di PN Jakarta Pusat, tepat saat sidang di-skor oleh Ketua Majelis Hakim dalam agenda pembuktian 4 terdakwa yang dihadapkan oleh JPU KPK untuk sholat asar.
Kendati demikian, muncul dugaan kuat, kata Basir bahwa kunjungannya berkaitan dengan persidangan yang tengah berjalan, di mana salah satu sahabat lamanya kemungkinan sedang menghadiri persidangan di tempat tersebut, tetapi bukan terdakwa tapi hanya pengunjung sidang.
Baca Juga: Mantan Rektor Untad Basir Cyio Hirup Udara Segar, Status Cuti Bersyarat dan Wajib Lapor Rutin
Basir Cyio mengungkapkan, ingatan Abraham Samad terhadap Untad sangat tajam. Pertemuan historis tersebut terjadi pada 18 September 2013, ketika Abraham Samad hadir memenuhi undangan sebagai narasumber dalam Kuliah Umum di hadapan sivitas akademika Untad Palu.
"Beliau masih sangat ingat kunjungan ke Untad waktu itu. Momen tersebut bertepatan dengan tahun kedua masa jabatan periode pertama saya sebagai Rektor," ujar Basir Cyio mengenang masa-masa kebersamaan di kampus kaktus di Sulawesi Tengah tersebut.
Melihat penampilan fisik sang mantan pimpinan KPK, Basir Cyio juga memberikan pengamatan menarik. Menurutnya, perawakan Abraham Samad saat ini tampak lebih ramping jika dibandingkan dengan perawakannya ketika mengisi kuliah umum di Palu 13 tahun yang lalu.
Baca Juga: Dekan FH Untad Dorong Mahasiswa Jadi Duta Kerukunan
Kunjungan Abraham Samad pada tahun 2013 silam memang memberikan rekam jejak mendalam bagi publik Palu.
Pertemuan tak sengaja di Lobi PN Jakarta Pusat ini pun menjadi ajang nostalgia yang mempererat tali silaturahmi antara dua putera asal Kota Makassar, sembari mengenang kontribusi penting yang pernah digelorakan bersama di Bumi Tadulako.***
Editor : lib