RADAR PALU - KONI Morowali Utara (Morut) menyiapkan 250 atlet untuk merebut 10 medali emas pada Porprov X Sulteng 2026 yang akan berlangsung di Bungku, Kabupaten Morowali, 7-16 Desember 2026.
Persiapan kontingen Morut menjadi salah satu agenda utama rapat Pengurus Inti KONI Morut hasil Musyawarah Kabupaten 2026 di ruang kerja Bupati Morut, Selasa (29/9/2026) siang.
Rapat tersebut dipimpin Ketua Umum KONI Morut yang juga Bupati Morut Delis Julkarson Hehi.
Baca Juga: Perkuat Ekonomi Pesisir, IMIP Salurkan 6 Unit Kapal Nelayan
Dewan Pembina KONI Morut Musda Guntur, Ketua Harian Gerzom Tandi, Sekretaris KONI Morut Moh. Ridho Hamzah, serta para wakil ketua dan ketua bidang turut mengikuti rapat.
Sekretaris KONI Morut Ridho mengatakan, KONI Morut menyiapkan 250 atlet dari 19 cabang olahraga untuk berlaga pada Porprov X Sulteng 2026.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 118 atlet dari 14 cabang olahraga sudah menjalani pemusatan latihan atau training center (TC).
Baca Juga: GKST Bukit Moria Po’ona Genap 100 Tahun, Ini Pesan Bupati Delis
KONI Morut menetapkan target awal 10 medali emas. Target tersebut masih terbuka untuk bertambah hingga 15 medali emas.
"Saat ini kita sudah mengunci target meraih 10 medali emas," kata Ridho.
Ridho yang juga Kabag Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Morut mengatakan, perolehan 10 medali emas dapat membawa Morut ke posisi lima atau enam dari 13 daerah yang berlaga pada Porprov X Sulteng.
Baca Juga: 10 IUP Nikel Kepung Kawasan Hutan Bualemo Banggai, JATAM : Ancaman Bagi Lumbung Pangan
KONI Morut menyiapkan sejumlah cabang olahraga untuk mengejar target medali emas.
Atletik dan dayung menjadi dua cabang olahraga yang paling diunggulkan Morut untuk menyumbang medali emas pada Porprov X Sulteng.
Karena itu, KONI Morut terus mendorong pemusatan latihan agar atlet memiliki persiapan maksimal sebelum bertanding.
Baca Juga: Hari Kesaktian Pancasila, Prof Zainal Abidin: Kerukunan Jadi Benteng Utama Pertahanan Bangsa
Ketua Umum KONI Morut Delis Julkarson Hehi meminta pengurus tidak mengirim kontingen dalam jumlah besar tanpa mempertimbangkan peluang prestasi.
Dia ingin keikutsertaan Morut pada Porprov X Sulteng 2026 berorientasi pada prestasi.
"Saya berharap kontingen tidak perlu terlalu gemuk. Atlet-atlet yang dikirim benar-benar diyakini mencetak prestasi. Karena itu, pemusatan latihan (training center) harus dilakukan dengan maksimal," ujar Delis.
Baca Juga: Alat Gardu PLN di Mamboro Diduga Dicuri Saat Listrik Padam
Delis juga meminta seluruh jajaran KONI mengatur kontribusi setiap cabang olahraga secara tepat.
Dia mendorong pengurus tetap menjalankan persiapan maksimal di tengah program efisiensi anggaran.
Selain persiapan teknis, Delis meminta pengurus memberikan motivasi kepada atlet agar mereka siap menghadapi pertandingan.
Baca Juga: Dari Tenda hingga Perlombaan, Begini Tantangan Pelajar di Kemah Pramuka Banggai
Dewan Pembina KONI Morut Musda Guntur mengatakan, Pemkab Morut mengalokasikan Rp2,2 miliar untuk pembiayaan kontingen Morut menuju Porprov X Sulteng 2026.
Musda yang juga Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Morut itu menyebut anggaran tersebut belum termasuk sponsorship.
Dengan dukungan tersebut, KONI Morut mematangkan persiapan 250 atlet yang akan membawa nama Morowali Utara dalam ajang olahraga tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tersebut.
Baca Juga: Job Fair di Palu Diikuti 24 Perusahaan, Buka Kesempatan Kerja bagi Penyandang Disabilitas
Selain persiapan Porprov X Sulteng 2026, rapat membahas Rakerda KONI Morut dan pelantikan pengurus periode 2026-2031.
Musda melaporkan, Rakerda perdana Pengurus KONI Morut periode 2026-2031 direncanakan berlangsung menjelang HUT ke-13 Kabupaten Morowali Utara pada 23 Oktober 2026.
Pelantikan pengurus KONI Morut periode 2026-2031 direncanakan dipimpin Ketua Umum KONI Sulteng Muhammad Fathur Razaq. (***)
Editor : Ilham Nusi