BPJS Kesehatan Perkuat Pengawasan Cegah Kecurangan Program JKN

Wahono. • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 09:23 WIB
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Lamadjido saat menerima piagam penghargaan dalam kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Pencegahan Kecurangan Program JKN di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulteng, Selasa (22/9).
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Lamadjido saat menerima piagam penghargaan dalam kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Pencegahan Kecurangan Program JKN di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulteng, Selasa (22/9).

 

RADAR PALU – BPJS Kesehatan menggelar Sosialisasi dan Penguatan Pencegahan Kecurangan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Sulawesi Tengah, Selasa (22/9).Kegiatan ini juga diikuti oleh Provinsi Gorontalo hingga Maluku Utara secara online.

Kegiatan bertema “JKN Bersih untuk Indonesia Sehat dan Kuat” ini menjadi forum untuk memperkuat pemahaman dan sinergi antarpemangku kepentingan dalam mencegah kecurangan pada penyelenggaraan program JKN. 

Mengusung tema “JKN Bersih untuk Indonesia Sehat dan Kuat”, kegiatan yang digelar di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulteng itu menjadi bagian dari upaya BPJS Kesehatan membangun tata kelola program JKN yang transparan, efektif, efisien dan akuntabel.

Kepala Deputi Wilayah X BPJS Kesehatan, dr. Mokhamad Cucu Zakaria, mengatakan pengelolaan dana amanat peserta menjadi salah satu aspek penting yang harus dijaga dari berbagai bentuk penyimpangan.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Touna Perkuat Layanan Lewat Momentum Harpelnas

“Keberhasilan tidak hanya diukur dari luasnya cakupan kepesertaan dan kualitas pelayanan, tetapi juga dari kemampuan kita bersama dalam menjaga integritas dan keberlanjutan program JKN,” ujarnya.

Menurutnya, BPJS Kesehatan tidak dapat bekerja sendiri dalam mencegah kecurangan. Diperlukan kolaborasi pemerintah daerah, kementerian dan lembaga, aparat pengawasan, fasilitas kesehatan, organisasi profesi serta pemangku kepentingan lainnya.

Di Sulawesi Tengah, kepesertaan JKN telah mencapai sekitar 98 persen peserta aktif. Capaian tersebut membuat penguatan pengawasan semakin penting agar manfaat program dapat diterima masyarakat secara tepat.

Baca Juga: Cegah Gratifikasi, BPJS Kesehatan Palu Ingatkan Seluruh Mitra

Wakil Gubernur Sulteng Reny Lamadjido turut mendukung langkah BPJS Kesehatan dalam memperkuat pencegahan fraud. Ia menyebut pengawasan perlu dilakukan secara bersama dengan melibatkan BPKAD, Inspektorat hingga KPK.

“JKN bersih untuk Indonesia sehat dan kuat. Fraud tentunya merugikan dan bisa melanggar hukum,” kata Reny.

Editor : Wahono.
Wakil Gubernur bpjs kesehatan Reny A Lamadjido sosialisasi jkn