30 Hektare Lahan Gambut di Pamona Selatan Poso Habis Terbakar

Muchsin Siradjudin • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 10:18 WIB
GAMBUT: Kebakaran lahan gambut di Pamona Selatan, Kabupaten Poso.(FOTO: BUDIYANTO WIHARTO/RADAR PALU).
GAMBUT: Kebakaran lahan gambut di Pamona Selatan, Kabupaten Poso.(FOTO: BUDIYANTO WIHARTO/RADAR PALU).

RADAR PALU- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di area gambut desa Pasir Putih Kecamatan Pamona Selatan Kabupaten Poso. Hingga Minggu (13/9/2026) pagi, kebakaran setidaknya telah menghanguskan 30 hektar lahan kering akibat kemarau tersebut.

Informasi yang diperoleh, sebagian besar titik api, terutama yang mengarah pada pemukiman warga, telah berhasil dipadamkan. Namun demikian masih ada nyalah api kecil dan asap pada titik lahan yang sulit dijangkau.

Saat api melahap lahan gambut makin meluas dan mengarah ke permukiman warga pada Sabtu (12/9/2026) malam, puluhan aparat TNI/Polri dan tim pemadaman kebakaran (Damkar) kecamatan dgn satu unit mobil Damkar berjibaku berusaha mematikannya. Ratusan warga pun tak tinggal diam. Mereka ikut turun membunuh jilatan api dengan peralatan sederhana.

Baca Juga: Pemprov Sulteng Perkuat Pendampingan Penataan Kelembagaan Poso

Kapolsek Pamona Selatan, Iptu Oktavianus Batara, mengatakan lokasi kebakaran lahan gambut berada di titik koordinat -2.054496° LS, 120.726929° BT, yang terletak tidak jauh dari jalur Trans Sulawesi.

Kondisi lahan gambut yang sangat kering akibat musim kemarau panjang menyebabkan api menyebar dengan cepat, termasuk menjalar melalui lapisan bawah permukaan tanah.

Proses pemadaman dilakukan dalam operasi gabungan yang merlibatkan 25 personel Polsek Pamona Selatan, 35 personel TNI, satu unit mobil Damkar, serta sekitar 250 warga masyarakat yang bahu-membahu membuat sekat bakar dan menyiram titik api.

Baca Juga: Pemkab dan Pengadilan Negeri Poso Tandatangani Nota Kesepakatan Sidang di Luar Pengadilan

"Hingga malam hari, tim gabungan berhasil mengendalikan sebagian besar titik api, meskipun beberapa area masih sulit dijangkau karena medan yang berat dan asap tebal. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini," jelasnya.

Namun, lanjutnya, tercatat satu rumah warga mengalami kerusakan ringan pada bagian atap akibat percikan api. Penyebab pasti kebakaran masih dalam pendalaman, namun dugaan awal mengarah pada kelalaian atau pembakaran lahan ilegal.

"Tim terus melakukan monitoring pasca pemadaman untuk mengantisipasi bara api yang tersimpan di dalam tanah gambut," bilangnya.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Poso Hadirkan Apresiasi dan Layanan Terbaik bagi Peserta

Kapolsek Oktavianus menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran susulan dan larangan membakar lahan. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, terutama di area gambut yang kering.

"Cuaca panas dan angin kencang saat ini dapat mempercepat penyebaran api secara drastis. Bagi siapa pun yang terbukti sengaja membakar lahan dan merugikan orang lain, kami akan menindak tegas sesuai hukum yang berlaku," tandasnya.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
Lahan gambut Sigap memadamkan Kabupaten Poso Kebakaran