Rp418 Miliar Digelontorkan, Petani Sulteng Didorong Naik Kelas

Muhammad Awaludin • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 18:52 WIB
Mentan Andi Amran Sulaiman bersama Gubernur Sulteng Anwar Hafid saat panen raya padi di Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai. FOTO BIRO ADPIM SULTENG
Mentan Andi Amran Sulaiman bersama Gubernur Sulteng Anwar Hafid saat panen raya padi di Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai. FOTO BIRO ADPIM SULTENG

 

RADAR PALU – Bagi petani Sulawesi Tengah, dukungan terhadap sektor pertanian bukan sekadar soal panen. Akses terhadap alat mesin pertanian, benih, pompa air hingga teknologi menjadi penentu seberapa efisien mereka mengolah lahan dan meningkatkan hasil produksi.

Hal itu menjadi perhatian dalam panen raya padi di Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, Kamis (10/9). Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut dukungan Kementerian Pertanian untuk Sulawesi Tengah telah mencapai Rp418 miliar.

Anggaran tersebut diarahkan untuk sejumlah kebutuhan pertanian, mulai dari komoditas kakao, kelapa dan jambu mete, hingga benih padi dan jagung serta alat dan mesin pertanian (alsintan).

Baca Juga: Mentan Instruksikan Periksa Manajemen Perusahaan Sawit yang Membeli di Bawah Harga TBS

Amran menilai modernisasi menjadi salah satu kunci untuk membuat pekerjaan petani lebih efisien. Penggunaan teknologi dan alsintan prapanen dinilai dapat membantu mempercepat pekerjaan sekaligus mendorong produktivitas.

“Modernisasi pertanian perlu terus digiatkan,” kata Amran.

Menariknya, persoalan distribusi bantuan justru muncul dalam dialog langsung di tengah kegiatan panen. Seorang petani menyampaikan bahwa dirinya belum pernah mendapatkan bantuan alsintan, meski aktif menggarap lahan.

Baca Juga: Ini Lima Alasan Hakim Sahkan Anggota DPD RI Rafiq Al’Amri Sebagai Tersangka

Keluhan itu langsung mendapat respons Amran. Bantuan alsintan diberikan dan jajaran terkait diminta segera menindaklanjutinya.

Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tengah Ruslan Boy kemudian menginstruksikan jajarannya memastikan proses tindak lanjut di lapangan berjalan.

Bagi Sulawesi Tengah, dukungan tersebut menjadi bagian penting dari upaya memperkuat produksi pangan sekaligus memperluas penggunaan teknologi di sektor pertanian.

Kabupaten Banggai sendiri menjadi salah satu wilayah yang memiliki basis produksi padi cukup kuat. Tantangannya bukan hanya meningkatkan luas dan hasil panen, tetapi memastikan petani memiliki akses terhadap sarana produksi dan teknologi yang dibutuhkan.

Panen raya di Toili pun memperlihatkan satu persoalan yang tak kalah penting: seberapa cepat dukungan pertanian benar-benar sampai kepada petani yang membutuhkan.*** 

Editor : Muhammad Awaludin
Pertanian Sulteng Toili Alsintan banggai Andi Amran Sulaiman