Pemkab Morowali Matangkan Penyaluran BBM Porprov dan Kuota LPG

Supriyono • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 19:10 WIB
RAPAT: Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, KabupatenMorowali, Afridin, memimpin rapat penyaluran BBM dan persiapan Porprov Sulteng.(FOTO: SUPRIYONO/RADAR PALU).
RAPAT: Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, KabupatenMorowali, Afridin, memimpin rapat penyaluran BBM dan persiapan Porprov Sulteng.(FOTO: SUPRIYONO/RADAR PALU).

RADAR PALU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali melalui Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah menggelar rapat persiapan penyaluran bahan bakar minyak (BBM), untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah (Sulteng).

Serta, memastikan ketersediaan dan kuota Liquefied Petroleum Gas (LPG) dalam rangka persiapan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di Kecamatan Menui Kepulauan. 

Rapat tersebut dipimpin oleh Bupati Morowali yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Afridin, di Aula Lantai II Kantor Bupati Morowali, Kompleks Perkantoran Fonuasingko, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Selasa (8/9/2026).

Baca Juga: Kecelakaan Kerja, Polres Morowali Panggil KTT PT  RCP 

Rapat tersebut dihadiri Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi dan SDA Setda Morowali, Anwar Saimu, bersama jajaran, perwakilan Polres Morowali, Kabid Perda Satpol PP Heriyanto, perwakilan PT Moiko, PT Famasco, SPBU Bahomotefe, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta perwakilan agen penyalur LPG. 

Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah koordinasi pemerintah daerah bersama pihak terkait untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat dan kegiatan daerah dapat terpenuhi secara optimal.

Asisten III Afridin dalam arahannya mengatakan bahwa kondisi ketersediaan LPG di lapangan terkadang berjalan normal, namun pada waktu tertentu masih menghadapi kendala.

Baca Juga: Pemkab Morowali Gelar Seminar Akhir RAD-PUG 2025–2029

Karena itu, menurutnya, ketersediaan BBM dan pasokan LPG perlu menjadi perhatian bersama mengingat keduanya merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

“Secara menyeluruh masalah LPG ini memang kadang-kadang normal, kadang-kadang tidak normal. Oleh karena itu, ketersediaan BBM dan pasokan LPG ini sangat penting karena menjadi kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, selain memastikan kecukupan pasokan, pemerintah juga perlu memperkuat pengawasan terhadap harga dan distribusi BBM maupun LPG. Langkah tersebut dinilai penting untuk meminimalisir potensi kelangkaan serta memastikan penyaluran berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.(***)

 

Editor : Muchsin Siradjudin
Koordinasi Porprov dan BBM Pemkab Morowali Rapat persiapan MTQ