10 Jam Berjuang Tim Gabungan Padamkan Karhutla 20 Hektare di Desa Binuang Buol

Muchsin Siradjudin • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 14:02 WIB
PEMADAMAN: Upaya pemadaman di saat terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Desa Binuang, Kecamatan Bukal, Kabupaten Buol, Jumat 4/9/2026.(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).
PEMADAMAN: Upaya pemadaman di saat terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Desa Binuang, Kecamatan Bukal, Kabupaten Buol, Jumat 4/9/2026.(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).

RADAR PALU – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di wilayah Desa Binuang, Kecamatan Bukal, Kabupaten Buol, Jumat 4/9/2026. Personel Satuan Samapta Polres Buol bersama unsur gabungan langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

Upaya pemadaman berlangsung sejak pukul 10.30 WITA hingga 20.00 WITA. Dalam aksi ini, personel kepolisian mengerahkan kendaraan R6 AWC Sat Samapta Polres Buol dan kendaraan Isuzu D-Max. Kedua kendaraan digunakan untuk mendukung proses pemadaman sekaligus menyuplai kebutuhan air di lokasi.

Tidak berjalan sendiri, Sat Samapta Polres Buol bersinergi dengan anggota Polsek Bokat, TNI AD, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Damkar, dan masyarakat setempat. Kekompakan tim gabungan menjadi kunci dalam mengendalikan api.

Baca Juga: Bupati Buol Perjuangkan Anggaran Peremajaan Jaringan PDAM, Tingkatkan Layanan Air Bersih

Selain memadamkan titik api, personel juga fokus pada penyediaan air. AWC Sat Samapta Polres Buol mendistribusikan air ke drum dan tempat penampungan milik warga di sekitar lokasi. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi jika api kembali menyala.

Berdasarkan data Kepala Desa Binuang, luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 20 hektare. Rinciannya, sekitar 12 hektare merupakan lahan produktif milik warga yang ditanami cokelat dan kelapa sawit. Sementara 8 hektare lainnya adalah lahan kosong yang belum ditanami.

Kasat Samapta Polres Buol Iptu Walidi mengatakan, proses pemadaman dilakukan bersama-sama dengan mengutamakan keselamatan personel dan warga. "Pemadaman kami lakukan secara bersama-sama dengan TNI, BPBD, Damkar dan masyarakat. Selain memadamkan titik api, kami juga melakukan suplai air ke lokasi dan tempat penampungan air masyarakat untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali api," ujar Iptu Walidi.

Baca Juga: Bupati Buol Temui Investor Jagung di Surabaya, Dorong Peningkatan Produksi dan Investasi Pertanian

Hingga pukul 20.00 WITA, seluruh titik api berhasil dipadamkan. Karena kondisi sudah gelap dan situasi terkendali, tim gabungan kemudian ditarik kembali dari lokasi. Meski begitu, warga yang memiliki lahan di sekitar area kebakaran diminta tetap siaga di batas lahan masing-masing.

Kapolres Buol AKBP Irwan, melalui Iptu Walidi menegaskan bahwa penanganan Karhutla adalah tanggung jawab bersama. "Karhutla merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Apabila menemukan adanya titik api, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau instansi terkait agar dapat ditangani sedini mungkin," tegasnya.

Kapolres juga mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat, mulai dari Polri, TNI, BPBD, Damkar hingga masyarakat. Berkat kerja sama tersebut, proses pemadaman di Desa Binuang berjalan aman dan lancar. Saat ini personel gabungan bersama warga masih melakukan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
Pemadaman di Desa Binuang Kebakaran Hutan Kabupaten Buol