Tingkatkan Produktivitas Ternak, Pemkab Sigi Buka Layanan Konsultasi bagi Peternak

Angel Sumbara • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 19:33 WIB
Rahmat Iqbal (FOTO: ANGEL SUMBARA/RADAR PALU).
Rahmat Iqbal (FOTO: ANGEL SUMBARA/RADAR PALU).

RADAR PALU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, terus berupaya mendorong peningkatan produktivitas peternakan masyarakat.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni menyediakan layanan konsultasi dan pengaduan bagi peternak untuk membantu mengatasi berbagai persoalan teknis dalam pengelolaan ternak.

Layanan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi dan pendampingan terkait pemeliharaan, pembibitan, produksi, sarana prasarana hingga kesehatan hewan.

Baca Juga: Pemkab Morut Gandeng BPS Perkuat Data Pembangunan

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sigi, Rahmat Iqbal, mengatakan konsultasi diberikan sebagai bentuk dukungan pemerintah kepada masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor peternakan.

“Jadi layanan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang berprofesi sebagai peternak dalam mengatasi berbagai permasalahan teknis di lapangan, mulai dari pemeliharaan hingga penanganan penyakit ternak,” kata Rahmat Iqbal di Biromaru, Selasa (1/9/2026).

Menurutnya, pengelolaan peternakan membutuhkan pengetahuan dan tata kelola yang baik agar ternak dapat tumbuh sehat sekaligus memberikan hasil produksi yang optimal.

Baca Juga: BPBD Sigi Nilai Sekolah Lapang Gempabumi Sangat Urgen, Henri: Diri dan Keluarga Harus Siap

Karena itu, peternak didorong memahami sejumlah aspek penting, mulai dari pemilihan bibit ternak unggul, manajemen budi daya, peningkatan populasi, teknologi pakan hingga strategi pemasaran hasil produksi.

“Peternak perlu memahami bagaimana memilih bibit yang baik, kemudian manajemen pemeliharaan, termasuk pemanfaatan teknologi pakan. Hasil produksi juga harus didukung dengan pemasaran yang baik,” ujarnya.

Rahmat mengatakan aspek kesehatan hewan juga menjadi perhatian penting. Peternak diharapkan tidak hanya melakukan pengobatan ketika ternak terserang penyakit, tetapi lebih mengutamakan langkah pencegahan.

Baca Juga: Kemarau Tekan Hasil Hortikultura Petani Sigi, Serangan Kutu Meningkat

Langkah tersebut dapat dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala, vaksinasi serta pengendalian penyakit yang berpotensi menyerang ternak.

“Untuk kesehatan hewan perlu adanya langkah-langkah pencegahan dan pengendalian penyakit ternak, pengobatan hewan, pemeriksaan kesehatan hewan ternak dan rutin melakukan vaksinasi,” jelasnya.

Selain kesehatan, kondisi kandang juga harus diperhatikan. Kebersihan kandang, ketersediaan air dan pakan yang cukup dinilai turut menentukan kesehatan serta pertumbuhan ternak.

Baca Juga: Sambut Positif, Peningkatan Status Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Sigi

Rahmat juga mengingatkan pentingnya pengelolaan lingkungan peternakan, termasuk sistem irigasi dan sanitasi, agar tidak menjadi sumber munculnya penyakit.

“Sistem irigasi peternakan harus sesuai ketentuan agar tidak terjangkit penyakit pada ternak seperti antraks dan PMK,” katanya.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sigi membuka layanan pengaduan dan konsultasi bagi masyarakat setiap Kamis hingga pukul 16.00 WITA.

Melalui layanan tersebut, peternak dapat menyampaikan kendala yang dihadapi sekaligus memperoleh arahan dari petugas. Pemerintah berharap keberadaan layanan ini dapat memperkuat pendampingan kepada peternak dan pada akhirnya mendorong sektor peternakan menjadi semakin produktif serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Sigi.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
Kesehatan hewan layanan Masyarakat kabupaten sigi