Ada Korban Ketiga di Insiden Penembakan di Jln. Tombolotutu, Kena Peluru Nyasar di Bagian Leher

Muchsin Siradjudin • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:51 WIB
KORBAN : Korban ketiga insiden penembakan Jln. Tombolotutu, berinisial Af.(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).
KORBAN : Korban ketiga insiden penembakan Jln. Tombolotutu, berinisial Af.(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).

RADAR PALU - Peristiwa penembakan di Jln. Tombolotutu atas, Kota Palu, Sulawesi Tengah masih menyisakan misteri. Terjadi pada pukul 21.10 Wita. Polisi masih mencari sebab-sebab terjadinya insiden tersebut, dengan menyandingkan data melalui CCTV yang ada di lokasi kejadian.

Seperti diketahui seorang juru parkiri (Jukir) Dedi, menjadi korban penembakan, dari oknum anggota Polda Sulteng, Akhsam, yang juga terkena tebasan senjata tajam (sajam) dari jukir. Keduanya kini dirawat di rumah sakit.

Dedi dirawat di RS Sindhu Trisno, Jln. Sisingamangaraja Palu, dan Aksham anggota Polda dirawat di RS Bhhayangkara, Palu. 

Baca Juga: CCTV Rekam Keributan di Alfamidi Tombolotutu, Polisi Selidiki Dugaan Penembakan

Namun media ini menemukan satu korban lagi, korban ketiga dari peristiwa tersebut. Berinisial Af (26), warga Perumahan Dosen (Perdos) Tondo, Kota Palu.

Menurut kakak Af, Idamsyah, korban Af saat itu berada di tempat kejadian perkara/peristiwa (TKP).
 
"Adik saya  Af, berada di TKP, dia sehari-hari membuka aktifitasnya (both) sebagai pencuci sepatu, tidak jauh dari Alfamidi, Jln. Tombolotutu atas, Kota Palu. Dia kena peluru nyasar yang ditembakan saat itu, " kata Idamsyah, saat ditemui di IGD RS Sidhu Trisno, Jumat (28/8/2026).

Baca Juga: Tiga Orang Terluka, Polisi Lakukan Penyelidikan dan Amankan CCTV Perkelahian di Alfamidi Tombolotutu

Setelah terkena peluru, Af berinisiatif ke Apotek terdekat. Namun, setelah melihat ada darah dari bahunya korban, pegawai Apotek kemudian langsung membawa Af ke Rumah Sakit (RS) Sindhu Trisno, di Jln. Sisingamangaraja, Kota Palu.

Di RS Sindhu Trisno, Af kemudian mendapatkan perawatan oleh tim medis. Lalu, dokter yang menangani Af menginformasikan kepada Idamsyah sebagai kakak korban, bahwa Af harus menjalani operasi untuk mengeluarkan proyektil peluru yang bersarang di lehernya.

"Rencananya pagi ini pukul 09.00 Wita adik saya Af akan menjalani operasi. Namun digeser pada pukul 13.30. Doakan semoga adik saya selamat dalam oeprasi ini,"ujar Idam, kepada Radar Palu.

Baca Juga: Bakti Kesehatan Polri Diserbu Ribuan Warga Palu, Polda Sulteng Bagikan 1.300 Paket Sembako
  
Diceritakan Idam, pada saat adiknya menjalani perawatan, dia melihat ada beberapa anggota Polisi berdatangan di RS Sindhu Trisno. Termasuk mendatangi adiknya, menanyakan kondisinya, dan menanyakan kesaksian Af di lokasi kejadian.

Kepada media ini, Idamsyah beraharap adiknya mendapatkan perhatian dari institusi Polda Sulteng, sebagai salah satu korban dari peristiwa malam naas itu. 

"Saya berharap adik saya ini mendapatkan perhatian dari Polda Sulteng, dan aparat hukum yang menangani kasus penembakan ini. Karena adik saya juga menjadi korban dari peristiwa tersebut," ucapnya.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
Korban ketiga Jln. Tombolotutu Dirawat di RS penembakan