Mobil Muatan BBM Terbakar, Diduga Milik Perusahaan

Nendra Prasetya • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:08 WIB
TERBAKAR: Polisi berupaya memitigasi dampak luas dari insiden terbakarnya sebuah kendaraan tangki BBM bermuatan Solar di Jalan Trans Balantak Desa Kuntang, Kecamatan Balantak Utara, Banggai, Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 13.10 Wita.(FOTO: NENDRA PRASETYA/RADAR PALU).
TERBAKAR: Polisi berupaya memitigasi dampak luas dari insiden terbakarnya sebuah kendaraan tangki BBM bermuatan Solar di Jalan Trans Balantak Desa Kuntang, Kecamatan Balantak Utara, Banggai, Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 13.10 Wita.(FOTO: NENDRA PRASETYA/RADAR PALU).

RADAR PALU - Polisi berupaya memitigasi dampak luas dari insiden terbakarnya sebuah kendaraan tangki BBM bermuatan Solar di Jalan Trans Balantak Desa Kuntang, Kecamatan Balantak Utara, Banggai, Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 13.10 Wita.

Kapolsek Balantak, AKP Teddy Polii menjelaskan kronologi kejadian bermula saat truk tangki bergerak dari arah Luwuk menuju PT. Teku Sirtu Utama di Desa Teku. 

Setibanya di lokasi kejadian pada ruas jalan yang menanjak, mobil tersebut diduga tidak mampu melewati tanjakan sehingga hilang kendali dan bergerak mundur. 

Baca Juga: Polresta Banggai Resmi Dikukuhkan, Polres Banggai Laut Turut Diresmikan

“Truk tangki ini tergelincir dan terguling ke kiri dalam posisi terbalik sehingga mengakibatkan kebakaran,” kata AKP Teddy.

Dalam merespons insiden tersebut, pihak kepolisian langsung bergerak cepat melakukan penanganan di Tempat Kejadian Perkara. Polisi juga memintai keterangan dari sejumlah saksi untuk mengusut penyebab pasti kecelakaan.

Polisi berkoordinasi dengan tim pemadam milik perusahaan PT. Teku Sirtu Utama untuk membantu pemadaman yang berlangsung hingga pukul 15.30 Wita.

Baca Juga: KUA-PPAS 2027 Banggai Arahkan Anggaran pada Efisiensi dan Pelayanan Dasar

Api yang dipicu oleh tumpahan solar menyebar dengan cepat dan menyebabkan kerusakan parah pada mobil tangki milik PT. Raja Diesel Energi DN 8939 CY.

Meskipun tidak ada korban meninggal dunia, polisi mencatat kerugian materil ditaksir sekitar Rp350 juta. Untuk pematik sumber api awal belum diketahui dan masih dalam penyelidikan lebih lanjut.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
Kapolsek Balantak Milik perusahaan mobil Terbakar