RADAR PALU — Peristiwa keracunan massal usai menyantap program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi. Kali ini, sebanyak 52 orang dilaporkan mengalami gejala mual dan muntah setelah mengonsumsi makanan MBG di Desa Mata, Kecamatan Totikum Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Sulawesi Tengah, Kamis (20/8/2026).
Korban didominasi oleh 47 murid SD Negeri Mata. Selain para pelajar, sejumlah siswa dari sekolah sekitar, balita, serta ibu menyusui juga dilaporkan mengalami keluhan serupa.
Peristiwa tersebut menimbulkan perhatian serius karena menyangkut keamanan pangan dalam pelaksanaan program MBG yang menyasar kelompok rentan, khususnya anak-anak.
Munculnya puluhan korban dalam satu kejadian menjadi sorotan terhadap proses penyediaan, pengolahan, distribusi, hingga penyajian makanan yang dikonsumsi penerima manfaat.
Dari data yang dihimpun gejala mual dan muntah yang dialami para korban diduga muncul setelah menyantap makanan MBG. Namun, penyebab pasti kejadian tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan medis dan pengujian terhadap sampel makanan maupun bahan pangan yang digunakan.
Kasus ini juga menambah panjang perhatian publik terhadap pengawasan program MBG, terutama di daerah. Selain memastikan makanan memenuhi standar gizi, aspek keamanan dan higienitas pangan menjadi faktor yang tidak kalah penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Baca Juga: Kanwil Kemenkum Sulteng Kawal Harmonisasi Regulasi Keuangan Banggai Kepulauan
Pemeriksaan menyeluruh diperlukan untuk mengetahui sumber masalah, termasuk kemungkinan kontaminasi pada bahan makanan, proses memasak, penyimpanan, maupun distribusi makanan sebelum sampai kepada penerima.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin