Tasyakuran Hari Pengayoman Ke-81 Perkuat Semangat Pengabdian

Ismail Kamur • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:38 WIB
Tasyakuran Hari Pengayoman Ke-81 Tahun 2026 sebagai momentum mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi, sekaligus merefleksikan kembali semangat pengabdian insan Pengayoman kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Tasyakuran Hari Pengayoman Ke-81 Tahun 2026 sebagai momentum mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi, sekaligus merefleksikan kembali semangat pengabdian insan Pengayoman kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

RADARPALU - Usai pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Pengayoman Ke-81 Tahun 2026, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) menggelar Tasyakuran Hari Pengayoman Ke-81 Tahun 2026.

Kegiatan itu sebagai momentum mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi, sekaligus merefleksikan kembali semangat pengabdian insan Pengayoman kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Garuda Kanwil Kemenkum Sulteng tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, dan dihadiri oleh seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Tengah, kementerian/lembaga terkait, perbankan, perguruan tinggi, serta para mitra kerja Kanwil Kemenkum Sulteng.

Baca Juga: IPKD 2026, Pemprov Sulteng Siapkan Tim Validasi untuk Uji Kinerja Keuangan 13 Kabupaten/Kota

Turut hadir dan mengikuti rangkaian tasyakuran, segenap pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenkum Sulteng, yang dipimpin langsung oleh Ibu Liana Rakhmat Renaldy.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi wujud kuatnya kolaborasi dan kebersamaan dalam mendukung pelaksanaan tugas serta pelayanan hukum di Sulawesi Tengah.

Mengawali sambutannya, Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir dan turut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pengayoman Ke-81 Tahun 2026.

Baca Juga: TKA China di Sulteng Disorot, Visa C20 Diminta Diawasi Ketat, Kakanwil Imigrasi Sebut Ada Timpora

Menurutnya, peringatan Hari Pengayoman tahun ini yang mengusung tema “Transformasi Digital untuk Pelayanan Hukum yang Mengayomi dan Berdampak” merupakan momentum penting bagi seluruh insan Pengayoman untuk melakukan refleksi dan evaluasi atas perjalanan panjang pengabdian institusi.

“Delapan puluh satu tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Di dalam perjalanan panjang tersebut terdapat sejarah, dinamika, tantangan, pengorbanan, serta berbagai kontribusi yang telah diberikan oleh para pendahulu dan seluruh insan Pengayoman dalam membangun sistem hukum dan pelayanan hukum di Indonesia,” jelasnya.

Rakhmat menegaskan, Hari Pengayoman tidak boleh dimaknai hanya sebagai agenda rutin tahunan maupun kegiatan seremonial semata. Lebih dari itu, momentum tersebut harus menjadi ruang untuk memperkuat jati diri, memperbarui komitmen, meningkatkan integritas, serta meneguhkan kembali semangat pengabdian seluruh jajaran Kementerian Hukum.

Baca Juga: BSI Dorong Digitalisasi UMKM di Pasar Palu Lewat QRIS dan Lapak Pasar

Menurutnya, makna “Pengayoman” memiliki kedalaman yang mencerminkan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan, kepastian hukum, pelayanan, dan rasa keadilan kepada masyarakat.

“Oleh karena itu, setiap insan Kementerian Hukum memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa setiap pelaksanaan tugas dan kewenangan benar-benar memberikan manfaat dan nilai tambah bagi masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rakhmat Renaldy juga memberikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Kanwil Kemenkum Sulteng atas dedikasi, loyalitas, kerja keras, serta pengabdian yang telah diberikan.

Ia menyadari bahwa berbagai keberhasilan dan capaian yang telah diraih Kanwil Kemenkum Sulteng tidak mungkin terwujud tanpa kerja sama dan dukungan seluruh pegawai.

Baca Juga: Kontras Pernyataan Bahlil dan Kepmen 157/2026, Safri: Ucapan Jangan Berbeda dengan Kebijakan

“Tidak ada pekerjaan yang tidak penting. Tidak ada pengabdian yang sia-sia. Setiap kontribusi yang diberikan dengan penuh tanggung jawab akan menjadi bagian dari keberhasilan organisasi,” ungkapnya.

Selain kepada jajaran yang masih aktif, Rakhmat juga menyampaikan penghormatan dan terima kasih kepada para purnabakti dan sesepuh Kementerian Hukum yang telah memberikan dedikasi serta meletakkan dasar-dasar pengabdian bagi generasi penerus.

“Apa yang kita nikmati dan kita lanjutkan hari ini tidak terlepas dari hasil kerja keras para pendahulu. Karena itu, menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaga dan meneruskan nilai-nilai pengabdian tersebut kepada generasi berikutnya,” katanya.

Baca Juga: Cegah Gratifikasi, BPJS Kesehatan Palu Ingatkan Seluruh Mitra

Lebih lanjut, Rakhmat mengajak seluruh keluarga besar Kanwil Kemenkum Sulteng menjadikan Hari Pengayoman Ke-81 Tahun 2026 sebagai titik penguatan komitmen untuk bekerja lebih baik, melayani lebih baik, dan mengabdi lebih baik.

Ia juga mendorong seluruh jajaran untuk menjadikan setiap tantangan sebagai peluang melakukan perbaikan, serta menjadikan kritik dan masukan masyarakat sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

“Marilah kita jadikan perkembangan teknologi sebagai sarana untuk menciptakan pelayanan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan akuntabel,” tuturnya.

Baca Juga: El Nino Bikin Air Pertanian Kawatuna Menyusut

Pada momentum tersebut, ia kembali menekankan pentingnya menjaga integritas dan marwah Kementerian Hukum dengan menunjukkan karakter insan Pengayoman yang profesional, berintegritas, humanis, serta memiliki komitmen kuat terhadap kepentingan masyarakat.

“Semoga pada usia yang ke-81 ini, Kementerian Hukum semakin kuat, semakin profesional, semakin dipercaya masyarakat, dan semakin mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan hukum nasional,” harapnya.

Ia juga mendoakan agar seluruh jajaran Kementerian Hukum, khususnya Kanwil Kemenkum Sulteng, senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan, dan keberkahan dalam menjalankan setiap amanah dan tugas pengabdian.

Rangkaian tasyakuran kemudian berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan. Kehadiran Forkopimda, kementerian/lembaga, perbankan, perguruan tinggi, mitra kerja, serta DWP Kementerian Hukum RI memperlihatkan bahwa semangat Pengayoman dibangun melalui kolaborasi lintas sektor.

Baca Juga: Tiga Periode di DPRD Palu, Rusman Ramli Buka Peluang Naik Kelas ke Provinsi

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa transformasi pelayanan hukum tidak hanya membutuhkan pemanfaatan teknologi, tetapi juga membutuhkan kolaborasi, integritas, profesionalitas, dan kepedulian dari seluruh pihak.

Menutup sambutannya, Rakhmat Renaldy mengajak seluruh insan Pengayoman untuk terus menjaga semangat pengabdian.

“Selamat memperingati Hari Pengayoman Ke-81 Tahun 2026. Mari kita terus mengabdi dengan integritas, bekerja dengan profesionalitas, dan melayani dengan sepenuh hati,” pungkasnya.

Baca Juga: Jalan 800 Meter di Mamboro Dijanjikan Diperbaiki, Rustia Tompo Desak Kejelasan Perkim

Dengan semangat Hari Pengayoman Ke-81 Tahun 2026, Kanwil Kemenkum Sulteng berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan transformasi pelayanan hukum, sehingga kehadiran Kementerian Hukum semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan hukum di Sulawesi Tengah.***

Editor : Mugni Supardi
Hari Pengayoman ke-81 Kementerian Hukum Kemenkum Sulteng Rakhmat Renaldy Pelayanan hukum