Lagi, Kebakaran Hutan dan Lahan Kini Terjadi di Desa Salodik 

Muchsin Siradjudin • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:42 WIB
MEMANTAU: Personel TRC BPBD Banggai memantau kondisi di lapangan, serta upaya pengendalian api guna mencegah kebakaran meluas ke wilayah lainnya.(FOTO: NENDRA PRASETYA/RADAR PALU).
MEMANTAU: Personel TRC BPBD Banggai memantau kondisi di lapangan, serta upaya pengendalian api guna mencegah kebakaran meluas ke wilayah lainnya.(FOTO: NENDRA PRASETYA/RADAR PALU).

RADAR PALU — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banggai bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banggai melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah Desa Salodik, Kecamatan Luwuk Utara.

Penanganan dilakukan setelah BPBD Kabupaten Banggai menerima laporan mengenai kejadian kebakaran. 

Kepala BPBD Kabupaten Banggai, Moh. Rifai Mahiwa, S.E., M.Si., melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Rahmat Asri, S.E., langsung mengarahkan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk segera menuju lokasi kejadian.

Baca Juga: 232 Warga Binaan Lapas Luwuk, Banggai, Diusulkan Terima Remisi HUT ke-81 RI

Personel TRC BPBD Kabupaten Banggai melakukan asesmen awal, pemantauan kondisi di lapangan, serta upaya pengendalian api guna mencegah kebakaran meluas ke wilayah lainnya.

“Begitu menerima laporan, kami langsung mengarahkan Tim Reaksi Cepat untuk melakukan asesmen dan penanganan di lokasi. Prioritas kami adalah memastikan api dapat dikendalikan serta mencegah kebakaran meluas ke area lainnya,” ujar Kepala BPBD Banggai Rifai Mahiwa.

Dalam proses penanganan, BPBD Kabupaten Banggai bersinergi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta unsur terkait lainnya. Koordinasi dan kerja sama antarpersonel dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman sekaligus menjaga keamanan masyarakat dan petugas di sekitar lokasi.

Baca Juga: 18 Pramuka Banggai Siap Bawa Nama Daerah di Jamnas XII 2026

Rifai menegaskan, keselamatan personel dan masyarakat menjadi perhatian utama dalam setiap proses penanganan Karhutla.

“Kami mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat. Selain melakukan pemadaman, tim juga terus memantau area terdampak untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api,” katanya.

Pemantauan pascapenanganan terus dilakukan untuk memastikan kondisi di lokasi tetap aman dan tidak terjadi penyebaran api ke kawasan lain. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mitigasi terhadap potensi kebakaran susulan.

Baca Juga: Karhutla Kembali Ancam Banggai, Api Hanguskan Pegunungan Desa Tikupon

Penanganan Karhutla di Desa Salodik merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai melalui BPBD dalam memberikan respons cepat terhadap setiap kejadian bencana. Koordinasi lintas sektor juga terus diperkuat sebagai upaya meningkatkan efektivitas penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Banggai.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Jika menemukan titik api atau kejadian kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepat mungkin,” pungkas Rifai.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
Desa Salodik BPBD Banggai penanganan Kebakaran