RADAR PALU - Sebanyak delapan mahasiswa asal Morowali Utara (Morut) mendapat beasiswa penuh untuk melanjutkan pendidikan tinggi ke Tiongkok.
Mereka dijadwalkan berangkat September 2026 untuk mempelajari teknologi kendaraan listrik.
Pemkab Morut resmi melepas delapan mahasiswa tersebut dalam rangkaian upacara pengibaran bendera HUT Kemerdekaan RI ke-81 di pelataran Kantor Bupati Morut, Senin (17/8/2026).
Baca Juga: Pendaftar Beasiswa Berani Cerdas Tembus 25.523 Orang hingga Juni 2026
Delapan mahasiswa itu akan menempuh pendidikan di Changzhou Institute of Industry Technology, Jiangsu, Tiongkok.
Beasiswa tersebut merupakan hasil kerja sama Pemkab Morut dengan PT Cindo Business Center (CBC) serta BKPM/Kementerian Investasi.
Para peserta mendapat dukungan pembiayaan secara penuh selama mengikuti pendidikan di Tiongkok.
Baca Juga: Merah Putih 81 Meter Membentang di Puncak Ponteoa
Fasilitas tersebut mencakup uang kuliah, asrama hingga uang saku. Tahun ini, panitia menyediakan kuota 10 peserta, tetapi hanya delapan mahasiswa yang berhasil lolos seleksi.
Mereka akan berangkat ke Tiongkok pada September 2026 dengan fokus pendidikan pada bidang teknologi kendaraan listrik.
Program tersebut menjadi angkatan keempat yang diikuti mahasiswa asal Morut.
Baca Juga: Komitmen PT Letawa pada Pendidikan, 55 Siswa Tikke Raya Terima Beasiswa Astra Cerdas
Bupati Morut Delis Julkarson Hehi meminta para mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.
Dia juga berpesan agar mereka menjaga nama baik Morowali Utara dan Indonesia selama menjalani pendidikan di negeri orang.
"Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Morowali Utara, kami melepas secara resmi keberangkatan putra-putri terbaik Morut. Jangan pernah mundur sebelum berhasil," pesan bupati.
Baca Juga: IMIP Tingkatkan Kuota dan Nilai Beasiswa untuk Generasi Muda Bahodopi
Pelepasan tersebut turut disaksikan Ketua DPRD Morut Hj Warda Dg Mamala, Kapolres Morut AKBP Junaidy Anthonius Weken, anggota DPD RI dapil Sulteng sekaligus Ketua TP PKK Morut Febriyanthy Hongkiriwang, Sekkab Morut Musda Guntur, unsur Forkopimda serta sejumlah undangan lainnya.
Program beasiswa ini bukan pertama kali membuka akses pendidikan Tiongkok bagi mahasiswa Morut.
Pada 2025, tiga mahasiswa asal Morut juga resmi berangkat belajar ke Tiongkok setelah menerima beasiswa dari PT CBC.
Baca Juga: Merah Putih Berkibar di Gua Tamanoa Morowali Utara
CBC sendiri merupakan platform layanan terpadu satu pintu di Jakarta yang menjembatani kerja sama bisnis dan pemerintahan antara Indonesia dan Tiongkok.
Pelepasan berlangsung di Jakarta pada 1-3 September 2025 dan dihadiri langsung Bupati Delis Julkarson Hehi bersama pejabat dari sejumlah kementerian.
Ketiga mahasiswa tersebut ialah Henrico Meronda, Gina Merisha Mbaloto, dan Alfito Leonard. Mereka menempuh pendidikan tinggi selama tiga tahun di Tiongkok.
Baca Juga: Mahasiswa Penerima Beasiswa Berani Cerdas Harus Pilih Satu Bantuan, Tak Boleh Double Funding
Saat itu, Delis menyampaikan terima kasih kepada CBC yang mendukung biaya pendidikan ketiga mahasiswa tersebut.
Dia juga mengungkap kondisi keluarga para penerima beasiswa untuk menggambarkan pentingnya dukungan pendidikan bagi anak-anak Morut.
"Satu anak tukang ojek, satu anak petani, dan satu lagi anak seorang janda. Tanpa dukungan CBC, mustahil mereka bisa belajar di Tiongkok," ujar Delis dalam sambutannya.
Baca Juga: Beasiswa Australia Sepi Peminat di Sulteng, Padahal Kuliah S2-S3 dan Biaya Hidup Ditanggung Penuh
Delis juga meminta mahasiswa yang belajar di Tiongkok membangun mental pejuang dan memperluas jaringan dengan mahasiswa dari berbagai negara.
"Kalian jangan manja, karena orang manja tidak akan berhasil. Milikilah jiwa petarung. Cari banyak teman dari berbagai negara. Ingat, kalian adalah duta bangsa," tegasnya. (***)
Editor : Ilham Nusi