Paskibraka Asal Tolitoli Ungkap Rasa Gugup Saat Kibarkan Bendera Merah Putih

MOH FATHAHILA • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 16:50 WIB
Yuda, siswa SMA Negeri 3 Tolitoli yang terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sulawesi Tengah, Senin (17/08/2026). FOTO: MOH FATHAHILA
Yuda, siswa SMA Negeri 3 Tolitoli yang terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sulawesi Tengah, Senin (17/08/2026). FOTO: MOH FATHAHILA

RADAR PALU – Yuda, siswa SMA Negeri 3 Tolitoli yang terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sulawesi Tengah, mengaku gugup saat menjalankan tugas mengibarkan Bendera Merah Putih pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Meski telah menjalani latihan selama berbulan-bulan, Yuda mengatakan rasa gugup tetap muncul ketika berada dalam prosesi pengibaran. Menurutnya, rasa gugup tidak dapat sepenuhnya dihilangkan, tetapi harus dikendalikan agar tidak mengganggu pelaksanaan tugas.

“Kalau untuk gugup sudah pasti ada. Kita tidak bisa menghilangkan rasa gugup. Yang kita bisa adalah mengkondisikannya, mengendalikan rasa gugup tersebut,” kata Yuda.

Baca Juga: Kado Kemerdekaan, 74 Warga Binaan Lapas Leok Dapat Remisi, 2 Orang Langsung Bebas

Setelah tugas pengibaran selesai, Yuda mengaku merasa lega sekaligus bangga. Menurutnya, latihan dan beban yang selama ini dipikul akhirnya terlepas. Ia juga memikirkan perasaan orang tua dan keluarganya yang turut merasakan kebahagiaan dan kebanggaan atas tugas tersebut.

“Yang tentunya lega, karena beban sudah hilang. Saya pasti memikirkan orang tua, perasaan keluarga, bagaimana senangnya, bangganya. Dan itu ikut berharga,” ujarnya.

Yuda menyebut ketenangan menjadi prinsip yang dipegangnya saat menjalankan tugas. Menurutnya, latihan selama berbulan-bulan harus diikuti dengan kemampuan mengendalikan diri ketika berada di lapangan.

Baca Juga: HUT ke-81 RI, Iksan dan Iriane Ajak Masyarakat Bersinergi Bangun Morowali

“Saya tadi gugup sekali. Cuma saya berpegang teguh pada prinsip ketenangan. Untuk apa kita latihan berbulan-bulan, tapi untuk itu hanya mengendalikan diri kita sepenuhnya. Jadi saya berpegang teguh pada ketenangan,” katanya.

Menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera, kata Yuda, merupakan pengalaman sekaligus tantangan tersendiri. Ia berharap Indonesia ke depan menjadi negara yang lebih baik, dengan seluruh rakyat dapat merasakan kesejahteraan, kebahagiaan, dan keadilan.

Yuda juga berpesan kepada calon anggota Paskibraka di tahun-tahun berikutnya agar tetap bersemangat dalam menjalankan tugas.

Baca Juga: Merah Putih Berkibar di Gua Tamanoa Morowali Utara

“Negara ada di pundak kalian,” pungkasnya. ***

Editor : MOH FATHAHILA
Paskibraka KemerdekaanRI HUTRI81 SulawesiTengah Tolitoli