RADAR PALU - Merah Putih berkibar di dalam Gua Tamanoa, Desa Wawopada, Kecamatan Lembo, Morowali Utara (Morut), saat 200 warga mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Upacara berlangsung khidmat, dipimpin langsung Kepala Desa Wawopada terpilih periode 2026-2034, Ishak Patasik.
Lembaga adat, tokoh masyarakat, Komunitas Pecinta Alam Wawopada, serta warga dari sejumlah desa tetangga turut menghadiri upacara tersebut.
Baca Juga: Lembontonara Wakili Sulteng Lomba Desa Regional Sulawesi
Mereka bersama-sama memperingati kemerdekaan Indonesia di dalam Gua Tamanoa. Destinasi alam ini menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Wawopada.
Bagi warga setempat, Gua Tamanoa bukan sekadar objek wisata melainkan menjadi warisan budaya dan alam yang memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi unggulan di Morut.
Usai upacara, Ishak Patasik mengumumkan Gua Tamanoa akan ditutup sementara mulai Selasa (18/8/2026).
Baca Juga: HUT Kemerdekaan, Kejati Sulteng Perkuat Komitmen Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
"Mulai besok gua Tamanoa kami tutup sementara," ujarnya.
Penutupan dilakukan untuk memberikan ruang bagi tim melakukan pembenahan sebelum gua kembali dibuka untuk masyarakat.
"Paling lambat Oktober Gua Tamanoa sudah bisa diresmikan untuk dikunjungi masyarakat," kata Ishak.
Baca Juga: BYD Haka Auto Gelar Merdeka Service Festival, Beri Layanan Gratis dan Diskon Servis
Ishak menjelaskan, masyarakat saat ini masih melakukan seluruh proses pembenahan secara swadaya.
Meski begitu, warga berharap pemerintah daerah dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memberikan dukungan untuk mengembangkan Gua Tamanoa.
"Saat ini masih swadaya masyarakat. Harapan kami ke depan, Pemda dan khususnya Dinas Pariwisata Sulawesi Tengah dapat membantu pengembangan destinasi ini," tambahnya. (***)
Editor : Ilham Nusi