Diguncang Gempa M6,2, Kantor Dinas PU Parimo Alami Kerusakan, BPBD Cek Dampak di Lapangan

Wahono. • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:42 WIB
Kondisi bangunan Kantor Dinas PU Kabupaten Parigi Moutong yang mengalami kerusakan pada bagian plafon, dinding, dan kuda-kuda setelah diguncang gempa M6,2, Minggu (16/8). Foto.BPBD
Kondisi bangunan Kantor Dinas PU Kabupaten Parigi Moutong yang mengalami kerusakan pada bagian plafon, dinding, dan kuda-kuda setelah diguncang gempa M6,2, Minggu (16/8). Foto.BPBD

 

RADAR PALU – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,2 mengguncang wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Minggu (16/8/2026) dini hari. Guncangan terjadi sekitar pukul 00.28 WITA.

 

Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Parigi Moutong dan TRC-Pusdalops BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, pusat gempa berada pada koordinat 0,25 Lintang Utara dan 120,22 Bujur Timur. Lokasi tersebut berjarak sekitar 74 kilometer barat daya Parigi Moutong.

 

Hasil pemodelan menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Meski demikian, guncangan menyebabkan kerusakan pada salah satu bangunan pemerintah daerah.

 

Baca Juga: BMKG Ungkap Penyebab Gempa M5,9 di Teluk Tomini, Tergolong Dangkal

 

Kantor Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Parigi Moutong dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian plafon serta dinding dan struktur kuda-kuda bangunan.

 

“Pendataan kerusakan dan dampak masih terus dilakukan,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Sulteng, Ir. Asbudianto, dalam keterangan tertulis laporan BPBD.

BPBD juga mencatat satu kali gempa susulan dengan kekuatan M2,2 hingga pembaruan data pukul 01.27 WITA. Sementara itu, informasi mengenai korban jiwa maupun warga yang mengungsi masih dalam proses pendataan.

 

Tim BPBD bersama unsur Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung melakukan asesmen di lapangan. Koordinasi dengan TRC dan Pusdalops BPBD Kabupaten Parigi Moutong juga terus dilakukan untuk mengetahui dampak gempa secara menyeluruh.

 

Hingga laporan terakhir diterima, situasi dinyatakan berangsur kondusif. Kebutuhan mendesak akibat bencana masih dalam pendataan oleh petugas di lapangan.

Editor : Wahono.
Pendataan asesmen BPBD parimo gempa