Gubernur Anwar Hafid Refleksi Usia 57 Tahun: Hidup Semua Kembali kepada Allah

Muhammad Awaludin • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menghadiri Maulid Nabi dan zikir bersama di Rumah Jabatan Siranindi, Kamis malam (13/8/2026). FOTO: BIRO ADPIM SULTENG
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menghadiri Maulid Nabi dan zikir bersama di Rumah Jabatan Siranindi, Kamis malam (13/8/2026). FOTO: BIRO ADPIM SULTENG

 

RADAR PALU – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan zikir bersama sebagai momentum merefleksikan perjalanan hidup sekaligus memperkuat keimanan.

Kegiatan digelar di Rumah Jabatan Gubernur Siranindi, Kamis malam (13/8/2026). Suasana berlangsung khidmat dengan rangkaian pembacaan maulid, salawat, zikir dan tausiah.

Dalam kesempatan itu, Anwar mengungkapkan rasa syukur karena dapat berkumpul dalam suasana penuh keberkahan.

Baca Juga: Mendedah Kasus Tanjung Sari: Antara Sengketa Perdata dan Konflik Agraria

“Alhamdulillah, malam ini kita melaksanakan rangkaian acara, mulai dari pembacaan maulid, salawat kepada Rasulullah, kemudian kita mendengarkan ceramah. Mudah-mudahan seluruh rangkaian ibadah kita malam ini dinilai sebagai amal ibadah oleh Allah SWT,” ujarnya.

Peringatan Maulid Nabi juga menjadi ruang bagi Anwar untuk melihat kembali perjalanan hidupnya. Memasuki usia 57 tahun, ia mengenang berbagai fase yang telah dilalui, termasuk masa kecil dalam keterbatasan hingga perjalanan membangun keluarga dan menjalankan berbagai amanah.

“Semakin hari kita semakin melihat diri kita bahwa memang hidup ini semua harus kembali kepada Allah SWT. Kerja yang terbaik adalah kerja yang dilandasi oleh keikhlasan dan ketulusan hati,” katanya.

Baca Juga: Panjat Pinang Tutup Lomba Semarak Kemerdekaan Antar ASN Pemkab Poso

Bagi Anwar, pengalaman hidup menyadarkan bahwa kemampuan manusia memiliki batas. Sebaliknya, pertolongan Allah SWT tidak pernah memiliki batas.

Karena itu, ia mengajak masyarakat menghadapi berbagai persoalan dengan tetap berikhtiar, bekerja dengan tulus dan menyerahkan hasilnya kepada Allah SWT.

“Seberat apa pun yang kita hadapi, tidak usah terlalu takut. Kebutuhan manusia boleh ada batasnya, tetapi hubungan dengan Allah tidak pernah ada batasnya. Yang penting kita bekerja dengan ikhlas, maka insyaallah pertolongan Allah akan datang,” ungkapnya.

Anwar juga menegaskan Rumah Jabatan Gubernur Siranindi merupakan rumah masyarakat. Menurutnya, kegiatan keagamaan dan silaturahmi di tempat tersebut diharapkan dapat terus menjadi bagian dari kehidupan bersama.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Rudi Dewanto, Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan, para kepala OPD, ulama, tokoh masyarakat, pimpinan majelis serta pemangku kepentingan lainnya.*** 

Editor : Muhammad Awaludin
Rumah Jabatan Siranindi Anwar Hafid Gubernur Sulawesi Tengah sulteng Maulid nabi