BPKP Minta Program Pemkab Morut Lebih Efektif dan Berdampak

Ilham Nusi • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:42 WIB
EVALUASI: Kepala Perwakilan BPKP Sulawesi Tengah Agus Yulianto (tengah) bersama jajarannya dalam kunjungan kerja di Ruang Kerja Bupati Morowali Utara, Selasa (11/8/2026). (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)
EVALUASI: Kepala Perwakilan BPKP Sulawesi Tengah Agus Yulianto (tengah) bersama jajarannya dalam kunjungan kerja di Ruang Kerja Bupati Morowali Utara, Selasa (11/8/2026). (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)

 

RADAR PALU - Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) meminta Pemkab Morowali Utara (Morut) memperkuat perencanaan dan penganggaran 2026 agar program pembangunan lebih efektif, efisien, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dorongan tersebut disampaikan setelah Kepala Perwakilan BPKP Sulteng Agus Yulianto bersama jajaran mengunjungi Bupati Morut Delis Julkarson Hehi di Ruang Kerja Bupati, Selasa (11/8/2026).

Dalam kunjungan itu, BPKP Sulteng menyerahkan Laporan Hasil Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Pemkab Morut Tahun Anggaran 2026.

Baca Juga: PT CPM Kembangkan Klaster Jagung di Kawatuna, Siapkan Lahan 7,5 Hektare

Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas perencanaan, penganggaran, serta pelaksanaan program pembangunan daerah.

Kepala Perwakilan BPKP Sulteng Agus Yulianto menjelaskan bahwa hasil evaluasi masih memuat beberapa hal yang perlu diperbaiki Pemkab Morut.

BPKP optimistis Pemkab Morut dapat menindaklanjuti rekomendasi tersebut sehingga kualitas program pembangunan ke depan semakin baik.

Baca Juga: Bosan Diabaikan, Warga Tanauge Mengadu ke DPRD Morut

"Kami yakin hal-hal yang harus diperbaiki tersebut dapat diterapkan dengan baik oleh Pemkab Morowali Utara, sehingga ke depan program-program menjadi lebih efektif, lebih efisien, dan berdampak bagi masyarakat," ujar Agus Yulianto.

Bagi BPKP, perbaikan perencanaan dan penganggaran tidak berhenti pada aspek administratif. Program yang dirancang pemerintah daerah harus memiliki arah yang jelas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Agus menegaskan, perbaikan perencanaan dan penganggaran pada akhirnya harus bermuara pada peningkatan kualitas kehidupan masyarakat.

Baca Juga: Gubernur Anwar Hafid Dorong FR Cup Jadi Panggung Atlet Muda Sulteng

Program pembangunan yang dirancang lebih baik, kata dia, diharapkan memberikan dampak pada berbagai sektor.

Beberapa di antaranya mencakup pengurangan emisi, penanganan stunting, peningkatan kualitas pendidikan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu Bupati Delis yang saat itu didampingi Wakil Bupati H Djira Kendjo mengapresiasi kunjungan sekaligus evaluasi yang dilakukan BPKP Sulteng.

Baca Juga: BPKP Dorong Pemkot Palu Perkuat Pembinaan UMKM, Fokus pada Akses Modal dan Integrasi Data

Dia menyebut hasil evaluasi tersebut memberikan sejumlah masukan penting bagi Pemkab Morut untuk memperbaiki perencanaan pembangunan.

"Lewat kunjungan dan evaluasi dari BPKP, kami mendapatkan banyak masukan untuk perbaikan dalam perencanaan pembangunan," kata Delis.

Delis menambahkan, evaluasi BPKP penting untuk memastikan program-program yang direncanakan Pemkab Morut tidak hanya berjalan secara administratif.

Baca Juga: HPA Desak PETI Poboya Dibongkar hingga Pemodal dan Dugaan Pembeking

Program tersebut juga harus memiliki arah yang jelas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. (***)

Editor : Ilham Nusi
Penganggaran 2026 perencanaan pembangunan Evaluasi Morut BPKP Sulteng