RADAR PALU — Sebanyak 80 anggota Pramuka dan pembina berprestasi asal Kabupaten Sigi diberangkatkan untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.
Pelepasan kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Sigi tersebut dilakukan Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) sekaligus Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, di kediamannya di Desa Kota Pulu, Kecamatan Dolo, Selasa (11/8/2026).
Kontingen Sigi dijadwalkan mengikuti Jamnas XII yang berlangsung 13 hingga 20 Agustus 2026. Mereka merupakan putra-putri terbaik Sigi yang telah melalui proses pembinaan dan seleksi di tingkat daerah.
Baca Juga: Bupati Sigi Data Warga Desil 1-2, Persiapan Sekolah Rakyat Tampung 2.160 Siswa
Ketua Kontingen Kwarcab Sigi, Imron, mengatakan seluruh kebutuhan keberangkatan kontingen mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sigi.
“Alhamdulillah seluruh kebutuhan keberangkatan peserta mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sigi. Kami sangat bersyukur atas perhatian, motivasi, dan apresiasi yang selama ini diberikan kepada kegiatan kepramukaan,” ujar Imron.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan baik sekaligus membawa nama harum Kabupaten Sigi di tingkat nasional.
Baca Juga: Bupati Sigi Hadiri Open House Sekolah Rakyat, Siswa Tampil Tiga Bahasa
Sementara itu, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae menegaskan Pramuka tidak hanya menjadi wadah kegiatan kepemudaan, tetapi memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.
Menurut Rizal, nilai kedisiplinan, kemandirian dan kepemimpinan yang ditanamkan melalui kegiatan Pramuka dapat menjadi bekal bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di era digital.
Termasuk, kata dia, menjadi benteng untuk mencegah generasi muda terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
Baca Juga: Cegah Masalah Hukum, Kejati Sulteng Edukasi Aparatur Pemkab Sigi
“Pramuka harus menjadi garda terdepan dalam membangun karakter, kemandirian, kedisiplinan, serta menjadi pelopor dalam mencegah masuknya pengaruh negatif, termasuk narkoba di lingkungan sekolah,” tegas Rizal.
Rizal juga memastikan Pemerintah Kabupaten Sigi terus memberikan dukungan terhadap kegiatan kepramukaan. Dukungan tersebut diberikan mulai dari kebutuhan perlengkapan, seragam, transportasi hingga pembiayaan keberangkatan peserta dalam kegiatan tingkat regional maupun nasional.
“Selama ini kami berupaya agar kegiatan Pramuka tidak menjadi beban bagi orang tua. Karena kami melihat Pramuka sebagai investasi jangka panjang dalam membentuk sumber daya manusia yang tangguh dan berkarakter,” katanya.
Baca Juga: Bupati Sigi: Penerbangan Palu–Guangzhou Buka Peluang Besar bagi Pariwisata dan Ekspor
Ia menyebut berbagai prestasi yang telah diraih kontingen Pramuka Sigi di tingkat provinsi maupun nasional menjadi bukti pembinaan yang dilakukan selama ini.
Kepada 80 peserta yang akan berangkat ke Cibubur, Rizal berpesan agar menjaga nama baik daerah dan menjunjung tinggi nilai-nilai kepramukaan.
Ia juga meminta peserta menjaga kesehatan, disiplin beribadah serta membangun persaudaraan dengan anggota Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia.
Baca Juga: Bupati Sigi Gandeng Ahli Geologi Untad Ungkap Misteri Dugaan Gas di Palolo
“Ketika berada di Cibubur nanti, kalian bukan hanya membawa nama pribadi atau sekolah, tetapi membawa nama Kabupaten Sigi dan Sulawesi Tengah. Tunjukkan sikap ramah, disiplin, dan semangat kebersamaan sebagai duta daerah,” pesannya.
Rizal optimistis kontingen Sigi juga mampu memperkenalkan potensi budaya daerah melalui pentas seni dan pertunjukan budaya yang menjadi bagian dari rangkaian Jamnas XII.
Setelah memberikan arahan, Rizal secara resmi melepas kontingen Kwarcab Sigi untuk mengikuti Jamnas XII. Ia berharap seluruh peserta memperoleh pengalaman berharga, mampu mengukir prestasi dan kembali ke Sigi dalam keadaan sehat.
Baca Juga: Kemenkum Sulteng Serahkan Sertifikat KIK Kopi Robusta Lindu Sigi
Jamnas XII merupakan agenda nasional Gerakan Pramuka yang mempertemukan anggota Pramuka Penggalang dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi wadah pengembangan karakter, kepemimpinan, keterampilan sekaligus memperkuat persatuan dan persaudaraan antardaerah.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin