RADAR PALU — Pemerintah Kabupaten Sigi mengupayakan penambahan lahan untuk Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 22 Sigi dari enam menjadi delapan hektare.
Penambahan dua hektare lahan tersebut disiapkan untuk mendukung pembangunan fasilitas olahraga berupa stadion yang nantinya tidak hanya dapat dimanfaatkan para siswa, tetapi juga masyarakat.
Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae mengatakan, penambahan lahan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk melengkapi fasilitas Sekolah Rakyat, sehingga tidak hanya berfokus pada kegiatan pendidikan.
Baca Juga: Bupati Sigi Hadiri Open House Sekolah Rakyat, Siswa Tampil Tiga Bahasa
“Kalau tambah lagi dua hektare jadi delapan hektare, akan ada sarana olahraga berupa stadion. Maka saya upayakan,” kata Rizal usai Pembukaan Pameran Karya Seni, Tour E-Sekolah sekaligus Open House Sekolah Rakyat Tahun 2026 di Sentra Nipotowe, Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Senin (10/8/2026).
Rizal menjelaskan, pada awalnya pemerintah daerah diminta menyiapkan lahan seluas 10 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Namun, kondisi lahan yang tersedia terpisah sehingga Pemkab Sigi kemudian menyiapkan enam hektare.
Dalam prosesnya, pemerintah daerah menemukan peluang untuk menambah dua hektare lahan yang berada dalam satu hamparan dengan lahan Sekolah Rakyat.
Baca Juga: Puluhan Sekolah di Sigi Dapat Dana Revitalisasi, Nilainya Tembus Rp2 Miliar
Jika terealisasi, total lahan yang tersedia akan menjadi delapan hektare dalam satu kawasan.
Pemkab Sigi kemudian berkoordinasi dengan sejumlah perangkat daerah untuk memastikan kondisi dan status lahan tambahan tersebut dapat digunakan untuk mendukung pengembangan Sekolah Rakyat.
Setelah dinilai memungkinkan, pemerintah daerah mengupayakan revisi sertifikat lahan yang sebelumnya telah diterbitkan untuk enam hektare menjadi delapan hektare.
Baca Juga: Cegah Masalah Hukum, Kejati Sulteng Edukasi Aparatur Pemkab Sigi
“Di satu hamparan itulah yang kami bawa kembali dalam hal merevisi sertifikat yang sudah terbit dari enam hektare menjadi delapan hektare,” jelasnya.
Menurut Rizal, peluang penambahan lahan tersebut dinilai penting untuk dimanfaatkan karena dapat membuka ruang bagi pembangunan fasilitas olahraga yang lebih memadai.
Ia berharap stadion nantinya tidak hanya menjadi fasilitas pendukung bagi siswa Sekolah Rakyat dalam mengembangkan minat dan bakat di bidang olahraga, tetapi juga dapat dimanfaatkan masyarakat.
Baca Juga: Bupati Sigi: Penerbangan Palu–Guangzhou Buka Peluang Besar bagi Pariwisata dan Ekspor
“Saya merasa rugi kalau tidak mengambil peluang ini, karena sarananya itu masalah sarana olahraga. Itu juga mungkin bisa dipakai oleh masyarakat nantinya bersama-sama dengan anak-anak sekolah,” pungkasnya.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin