H-6 Upacara 17 Agustus, Persiapan Paskibraka Sulteng Capai 95 Persen

MOH FATHAHILA • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58 WIB
Proses Latihan Gabungan Capaska Sulteng dan TNI/POLRI, Selasa (11/08/2026). FOTO: MOH FATHAHILA
Proses Latihan Gabungan Capaska Sulteng dan TNI/POLRI, Selasa (11/08/2026). FOTO: MOH FATHAHILA

RADAR PALU – Persiapan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) 2026 memasuki tahap akhir. Hingga H-6 pelaksanaan upacara Kemerdekaan RI, persiapan 68 anggota Paskibraka disebut telah mencapai sekitar 93-95 persen.

Ketua DPPI Sulawesi Tengah, Faturrachman, mengatakan seluruh anggota Paskibraka yang telah ditetapkan sejak awal masih lengkap dan tidak mengalami pergantian.

“Untuk saat ini kami tidak ada perubahan. Jadi mereka ini sejumlah 68 orang ini adalah yang sudah ditentukan dari awal hingga saat ini utuh,” kata Faturrachman, Selasa (11/8/2026), disela-sela latihan.

Baca Juga: Pangdam Palaka Wira Serahkan Jabatan Dua Danyonif, Yonif 873 Raih Penghargaan

Para anggota Paskibraka telah menjalani proses pelatihan dengan pendekatan Desa Bahagia. Pembinaan meliputi pembentukan karakter, latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), disiplin, serta tanggung jawab.

Mendekati pelaksanaan upacara, intensitas latihan mulai dikurangi untuk menjaga kesehatan dan kebugaran anggota. Sebelumnya, latihan dilakukan dengan intensitas cukup tinggi, mulai dari bangun subuh hingga kembali tidur.

Sejak 3 Agustus 2026, latihan juga dilakukan secara gabungan bersama TNI dan Polri. Latihan gabungan tersebut telah berlangsung sekitar delapan kali hingga Selasa (11/8/2026).

Baca Juga: Polres Poso Minta Satgas Karhutla Deteksi Dini Potensi Kebakaran

“Sejak tanggal 3 Agustus kami latihan gabungan bersama dengan TNI Polri, artinya formasinya sudah lengkap,” ujarnya.

Dalam latihan gabungan tersebut, formasi Paskibraka dilengkapi dengan pasukan 45 yang terdiri dari TNI dan Polri. Sementara pasukan 17 dan pasukan 8 juga didampingi unsur TNI dan Polri.

Latihan terakhir dijadwalkan pada 12 Agustus 2026, kemudian dilanjutkan dengan geladi pada 13 Agustus. Selanjutnya, pada 14 Agustus, anggota Paskibraka akan dipindahkan dari Pusdiklat Desa Bahagia menuju lokasi karantina di Hotel Santika.

Baca Juga: BPK-RI Temukan Ganti Rugi Tanah Anjungan Matano 1 Miliar Bermasalah

Selama menjalani karantina, anggota Paskibraka akan mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan, di antaranya pengukuhan dan pelipatan bendera hingga menjelang pelaksanaan upacara 17 Agustus.

Faturrachman menyebut tantangan pada awal pembinaan adalah menyatukan anggota yang memiliki karakter dan sikap berbeda karena berasal dari daerah masing-masing. Namun, kondisi tersebut kini dinilai telah teratasi.

Menurutnya, kekompakan anggota saat ini sudah terbentuk, dengan karakter dan disiplin yang dinilai telah siap untuk menjalankan tugas.

“Harapan kita semua sama, kami sebagai pelatih, mereka sebagai petugas upacara, orang tua, dan bagaimana masyarakat luas, tentunya kami berharap untuk Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan tugas dengan sukses, berhasil, lancar, sehingga tidak ada kendala atau kekeliruan sedikitpun,” tutupnya.***

Editor : MOH FATHAHILA
PaskibrakaSulteng Paskibraka2026 HUTRI 17Agustus KemerdekaanRI