Polres Poso Minta Satgas Karhutla Deteksi Dini Potensi Kebakaran

Budiyanto Wiharto • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:36 WIB
GABUNGAN: Suasana apel gabungan Siaga Karhutla di Kabupaten Poso.(FOTO: BUDIYANTO WIHARTO/RADAR PALU)
GABUNGAN: Suasana apel gabungan Siaga Karhutla di Kabupaten Poso.(FOTO: BUDIYANTO WIHARTO/RADAR PALU)

RADAR PALU - Kapolres Poso, AKBP Alowisius Londar memimpin gelar apel pasukan satuan tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Mapolres, Selasa (11/8/2026).

Saat itu, dirinya meminta agar satgas gabungan yang berasal dari unsur Polri, TNI, Satuan Pol-PP, Damkar, Dinas Kehutanan, dan Senkom Mitra polisi melakukan deteksi dini terhadap potensi karhutla di Poso.

Dia juga mengingatkan kesiagaan satgas dalam menjaga keselamatan tugas.

Baca Juga: Oknum ASN di Poso Dipolisikan, Diduga Lecehkan Dua Siswi

"Potensi kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau semacam sekarang itu besar. Lakukan deteksi sekaligus pencegahan dini terhadap wilayah hutan dan lahan di kecamatan-kecamatan yang berpotensi terjadi kebakaran," jelasnya. 

Disebut Kapokres Alowisius Londar bahwa Karhutla bukan sekadar musibah alam biasa, melainkan bencana ekologis yang dampaknya dapat merusak lingkungan selama puluhan tahun. 

Karenanya, Satgas Karhutla harus bekerja maksimal dengan pendekatan preventif melalui edukasi persuasif kepada masyarakat, sekaligus tetap tanggap terhadap pemadaman dini jika ditemukan titik api. 

Baca Juga: Jelang HUT RI 2026, Polres Poso Bentangkan Bendera Merah Putih Sepanjang 81 Meter

"Prioritaskan upaya deteksi dini dan monitor titik rawan hotspot di lapangan sebagai tindakan pencegahan. Namun demikian utamakan kesehatan dan keselamatan petugas dalam bertugas. Jangan sampai kita kehilangan nyawa demi menyelamatkan hutan," ujarnya.

Terkait gelar apel, Kapolres bilang bukan sekadar formalitas, tetapi deklarasi komitmen bersama Polri, TNI, Pemkab Poso, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga paru-paru dunia di bumi Poso. 

"Disadari bahwa sebagian besar Karhutla dipicu faktor manusia, baik sengaja maupun tidak sengaja. Oleh karena itu, pendekatan persuasif dan sosialisasi masif ke desa-desa menjadi kunci utama sebelum api membesar," tukasnya. 

Baca Juga: Polisi Tangkap Pencuri Spesialis Ban Mobil di Poso

Sekarang, masih kata Kapolres, pihaknya terus berkoordinasi dengan BMKG dan Dinas Kehutanan untuk memantau pergerakan hotspot secara real-time. 

"Setiap laporan warga atau temuan petugas di lapangan akan ditindaklanjuti secepat mungkin. Saya juga mengapresiasi kehadiran Senkom Mitra Polri dan relawan damkar; sinergi inilah yang membuat penanganan Karhutla di Poso lebih efektif dibanding tahun-tahun sebelumnya," tutupnya.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
apel akbar Satgas Karhutla Mendeteksi Polres Poso