Pesawat China Southern Mendarat di Palu, Rute Langsung Guangzhou Dibuka

Muhammad Awaludin • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:21 WIB
Pesawat China Southern Airlines tiba di Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Palu dalam penerbangan perdana rute Guangzhou-Palu, Selasa (11/8). FOTO BIRO ADPIM SULTENG 
Pesawat China Southern Airlines tiba di Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Palu dalam penerbangan perdana rute Guangzhou-Palu, Selasa (11/8). FOTO BIRO ADPIM SULTENG 

 

RADAR PALU - Pesawat China Southern Airlines mendarat di Bandar Udara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Palu, Selasa (11/8). Kedatangan pesawat dari Guangzhou, Tiongkok, itu menandai dibukanya rute penerbangan langsung Palu-Guangzhou dan Guangzhou-Palu.

Pesawat disambut dengan prosesi water salute yang berlangsung di Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Lamadjido turut menyambut penerbangan perdana tersebut bersama General Manager China Southern Airlines Wang Hongxiong, Kepala Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Prasetiyohadi, unsur Forkopimda dan kepala OPD terkait.

Baca Juga: Tak Lagi Cukup Janji, Warga Tojo Tagih Pengembalian SHM

Reny mengatakan kedatangan pesawat tersebut menjadi tonggak baru bagi Sulawesi Tengah dalam memperkuat konektivitas penerbangan internasional.

"Sejak tahun 2025, Pak Gubernur sudah berusaha bagaimana bandara internasional ini bisa memiliki penerbangan langsung ke Tiongkok. Alhamdulillah, hari ini China Southern Airlines membuka rute Guangzhou-Palu dan Palu-Guangzhou," kata Reny.

Menurutnya, rute langsung tersebut akan mempermudah masyarakat yang hendak bepergian dari Sulawesi Tengah menuju Guangzhou.

Baca Juga: Komisi IV DPRD Sulteng Minta Anggaran 2027 Tak Sekadar Terserap, tapi Beri Dampak 

Sebelumnya, masyarakat yang hendak menuju Guangzhou harus lebih dulu terbang ke Jakarta untuk transit sebelum melanjutkan perjalanan ke Tiongkok.

"Dulu kalau mau ke Guangzhou harus ke Jakarta dulu, bahkan harus menginap. Sekarang kita bisa langsung dari Palu. Ini luar biasa," ujarnya.

Pada penerbangan perdana, sebanyak 176 kursi dari sekitar 200 kursi yang tersedia telah terisi.

Reny menilai tingginya keterisian penumpang tersebut menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap penerbangan langsung Palu-Guangzhou.

Dia berharap minat penumpang dapat terus dipertahankan melalui promosi bersama agar rute tersebut berjalan konsisten.

"Promosi ini jangan berhenti di sini. Mari kita bersama-sama, melalui Dinas Pariwisata dan Dinas Perhubungan, mempromosikan penerbangan ini supaya terus penuh," tegasnya.

Baca Juga: Vale dan Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi, Dorong Ekonomi Warga dan Kelestarian Lingkun

Pemprov Sulawesi Tengah menyebut frekuensi penerbangan rute Palu-Guangzhou dan Guangzhou-Palu direncanakan bertambah menjadi dua kali dalam sepekan mulai September mendatang.

Reny mengatakan keberadaan rute langsung tersebut tidak hanya berdampak pada mobilitas masyarakat. Konektivitas itu juga membuka peluang lebih besar bagi perdagangan, investasi, pariwisata dan aktivitas ekonomi antara Sulawesi Tengah dengan Tiongkok.

"Kalau kita ingin dikenal, kita harus punya bandara internasional dan penerbangan internasional. Ini membuka jalan semakin majunya perdagangan, ekonomi, pariwisata, dan hubungan kita dengan negara lain," katanya.

Baca Juga: BGN Tegaskan Batas Konsumsi MBG, Maksimal 4 Jam

Pemprov Sulawesi Tengah juga mendorong agar pembukaan rute internasional tersebut diikuti dengan peningkatan konektivitas penerbangan dari berbagai daerah menuju Palu.

Reny berharap penerbangan perdana ini menjadi awal dari pengembangan Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri sebagai pintu masuk Sulawesi Tengah menuju jaringan penerbangan internasional.

"Kita berharap ini bisa berjalan konsisten, frekuensi penerbangan terus bertambah, dan Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri semakin berkembang. Ini adalah wujud komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah agar daerah kita terus maju," pungkasnya.***

Editor : Muhammad Awaludin
Palu-Guangzhou sulawesi tengah penerbangan internasional Bandara Mutiara China Southern Airlines