RADAR PALU – Enumerator Program Berani Bersinar 2026 dari Kota Palu dan Kabupaten Donggala siap turun ke lapangan mengumpulkan data sosial masyarakat. Kesiapan itu ditandai dengan berakhirnya Bimbingan Enumerator Program In-Depth Interview (IDI) melalui Aplikasi Berani Bersinar, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan ditutup di Aula Pertemuan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah sekitar pukul 16.00 WITA. Para peserta sebelumnya mendapat pembekalan mengenai teknik pelaksanaan wawancara mendalam dan penggunaan aplikasi pendataan.
Kepala Dinas Sosial Sulteng Rifki Anata Mustaqim mengatakan ketelitian enumerator menjadi salah satu faktor penting dalam menghasilkan data sosial yang berkualitas.
Baca Juga: Semarak Hari Pengayoman Ke-81, Insan Pengayoman Donorkan Darah
“Kualitas data sangat ditentukan oleh ketelitian, integritas, dan profesionalisme enumerator,” kata Rifki.
Ia meminta seluruh peserta menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama Bimtek ketika menjalankan tugas di lapangan. Enumerator juga diminta bekerja secara objektif dan bertanggung jawab saat menggali informasi dari masyarakat.
Menurutnya, proses wawancara tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga etika dalam berinteraksi dengan responden. Kerahasiaan data dan informasi masyarakat harus tetap dijaga selama proses pendataan.
Baca Juga: Kakanwil Sambut 15 Peserta MagangHub di Kemenkum Sulteng
Peserta Terima Sertifikat
Penutupan Bimtek turut dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta dari Kota Palu dan Kabupaten Donggala.
Sertifikat diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus bukti bahwa peserta telah mengikuti seluruh rangkaian pembekalan Enumerator Program IDI melalui Aplikasi Berani Bersinar Tahun 2026.
Penyerahan secara simbolis dilakukan Kepala Dinsos Sulteng bersama Sekretaris Dinsos Sulteng kepada perwakilan peserta. Kegiatan tersebut turut dihadiri tim ahli, Tim Pengembang Aplikasi Berani Bersinar, kepala bidang Dinsos Kota Palu dan Donggala, narasumber serta fasilitator.
Dengan selesainya Bimtek, para enumerator diharapkan segera menjalankan pendataan di wilayah masing-masing. Informasi yang dihimpun nantinya diharapkan mampu menggambarkan kondisi sosial ekonomi masyarakat secara lebih mendalam.
Dinsos Sulteng menilai data sosial yang akurat menjadi bagian penting dalam penyusunan kebijakan dan program kesejahteraan sosial. Data tersebut dibutuhkan agar intervensi pemerintah dapat diberikan secara tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: Kakanwil Kemenkum Sulteng Perkuat Kolaborasi dan Pelayanan Publik
Melalui metode In-Depth Interview yang didukung Aplikasi Berani Bersinar, pemerintah berupaya memperoleh informasi yang lebih komprehensif dari masyarakat. Hasil pendataan diharapkan menjadi salah satu dasar dalam menentukan kebijakan sosial yang efektif dan berkelanjutan.
Kini, tantangan berikutnya berada di lapangan. Para enumerator dituntut memastikan proses wawancara berjalan objektif, menjaga kepercayaan responden, serta menghasilkan data yang dapat dipertanggungjawabkan.***
Editor : Muhammad Awaludin