RADAR PALU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi terus mendorong pemerataan dan peningkatan kualitas sarana pendidikan. Tahun ini, puluhan sekolah di Kabupaten Sigi mendapat dukungan dana revitalisasi yang bersumber dari pemerintah pusat.
Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, mengatakan bantuan tersebut diberikan kepada 20 sekolah dasar (SD), 20 sekolah menengah pertama (SMP), dan tujuh taman kanak-kanak (TK).
Menariknya, nilai bantuan yang diterima masing-masing sekolah cukup besar. Rizal menyebut, terdapat sekolah yang memperoleh anggaran revitalisasi hingga Rp2 miliar, sedangkan bantuan terendah berada di kisaran Rp700 juta.
Baca Juga: Cegah Masalah Hukum, Kejati Sulteng Edukasi Aparatur Pemkab Sigi
“Alhamdulillah kita bersyukur karena nilai bantuannya cukup signifikan. Ada sekolah yang menerima hingga Rp2 miliar, sementara yang paling rendah sekitar Rp700 juta, disesuaikan dengan kebutuhan revitalisasi masing-masing sekolah,” kata Rizal.
Menurutnya, bantuan tersebut menjadi kabar baik bagi dunia pendidikan di Sigi. Sebab, sejumlah sekolah yang selama ini membutuhkan perhatian dalam hal perbaikan sarana dan prasarana akhirnya mendapatkan dukungan langsung dari pemerintah pusat.
Rizal menjelaskan, penetapan sekolah penerima bantuan dilakukan berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Data tersebut sebelumnya diverifikasi dan dilaporkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sigi kepada pemerintah pusat.
Baca Juga: Bupati Sigi: Penerbangan Palu–Guangzhou Buka Peluang Besar bagi Pariwisata dan Ekspor
“Berbagai proses administrasi berdasarkan data Dapodik telah hampir seluruhnya rampung dan sudah disampaikan ke pemerintah pusat. Mudah-mudahan seluruh program ini dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Sigi,” ujarnya.
Ia berharap bantuan revitalisasi tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan sekolah, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak, aman dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Selain revitalisasi gedung, Pemkab Sigi juga terus melengkapi kebutuhan penunjang pendidikan. Salah satunya melalui penyediaan kendaraan operasional bagi sekolah yang berada di wilayah dengan kondisi geografis dan akses transportasi yang cukup menantang.
Baca Juga: Perkuat Pendidikan di Daerah Terpencil, Pemkab Sigi Salurkan 21 Kendaraan Operasional untuk Sekolah
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat pemerataan layanan pendidikan, terutama bagi sekolah yang berada di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin