RADAR PALU – Dibukanya penerbangan internasional perdana rute Palu–Guangzhou, China, disambut antusias oleh Bupati Sigi Mohammad Rizal Intjenae. Menurutnya, kehadiran jalur penerbangan langsung tersebut menjadi momentum penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor pariwisata, pertanian, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pernyataan itu disampaikan Rizal usai menghadiri peluncuran penerbangan internasional perdana di Bandara Internasional Mutiara Sis Al-Jufri Palu, Kamis (6/8/2026) malam.
Rizal menilai Kabupaten Sigi memiliki posisi yang sangat strategis karena berbatasan langsung dengan Kota Palu dan berada tidak jauh dari Bandara Internasional Mutiara Sis Al-Jufri. Kondisi tersebut dinilai menjadi keuntungan besar untuk memanfaatkan akses penerbangan internasional dalam mengembangkan potensi daerah.
Baca Juga: Pemkab Sigi dan Sikola Mombine Perkuat Ketangguhan Ekonomi Kelompok Rentan, 1.050 Perempuan
“Sebagai Bupati Sigi, saya melihat hadirnya penerbangan internasional ini sebagai peluang yang sangat besar. Kabupaten Sigi memiliki potensi unggulan di sektor pertanian, pariwisata, dan UMKM yang kini memiliki kesempatan lebih luas untuk berkembang,” ujarnya.
Ia mengatakan, keberhasilan ekspor perdana durian asal Kabupaten Sigi ke China beberapa waktu lalu membuktikan bahwa produk pertanian lokal mampu bersaing di pasar internasional. Dengan terbukanya rute penerbangan Palu–Guangzhou, peluang ekspor komoditas unggulan diyakini akan semakin meningkat.
“Ekspor perdana durian ke China telah menjadi awal yang baik. Kehadiran penerbangan ini akan semakin mempermudah akses pasar dan membuka peluang lebih besar bagi produk-produk unggulan Kabupaten Sigi untuk menembus pasar internasional,” katanya.
Baca Juga: Bupati Sigi Gandeng Ahli Geologi Untad Ungkap Misteri Dugaan Gas di Palolo
Tak hanya sektor pertanian, Rizal juga optimistis penerbangan langsung tersebut akan berdampak positif terhadap industri pariwisata. Kabupaten Sigi yang dikenal memiliki kekayaan wisata alam, budaya, hingga agrowisata diyakini akan semakin mudah dijangkau wisatawan mancanegara, khususnya dari China.
Menurutnya, kemudahan akses transportasi menjadi salah satu faktor utama yang dapat meningkatkan daya tarik destinasi wisata di Sulawesi Tengah, termasuk Kabupaten Sigi.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas hadirnya penerbangan internasional ini. Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan seluruh pihak yang telah mewujudkannya. Semoga ke depan semakin banyak wisatawan mancanegara yang datang ke Kabupaten Sigi, investasi terus tumbuh, dan produk-produk unggulan daerah semakin dikenal di pasar dunia,” tutup Rizal.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin