RADARPALU - Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Palu (PLW) akhirnya benar-benar beroperasi untuk penerbangan internasional, Kamis (6/8/2026). Setelah mundur dari jadwal yang direncanakan awal pada April 2026 lalu.
Garuda Indonesia menjadi pesawat pertama yang akan lepas landas di bandara di Palu, Sulawesi Tengah, itu.
Burung besi dengan kode penerbangan GA830 itu terbang dari Bandara Mutiara Sis Aljufri, Palu dengan tipe Boeing 737-800 (B738) berkapasitas 12 kursi kelas bisnis dan 150 kursi kelas ekonomi.
Baca Juga: Heboh! Mayat Perempuan Ditemukan Setelah Dicabik Buaya di Pantai Lere Palu
Jika merujuk pada jadwal, Garuda Indonesia take off pukul 20.20 WITA dan landing di Bandara Internasional Guangzhou Baiyun (CAN) pukul 01.20 waktu setempat.
Menjadi pesawat pertama yang lepas landas ke luar negeri, keberangkatan Garuda Indonesia akan dilepas dengan water salute.
Tradisi penyambutan penerbangan perdana itu dilakukan saat pesawat melakukan push back atau mundur dari garbarata menuju landasan pacu sebelum lepas landas.
Baca Juga: Reny Lamadjido Akui Pramuka Jadi Fondasi Kepemimpinannya, Kontingen Sulteng Dilepas ke Jamnas XII
Dua mobil pemadam kebakaran yang terparkir di apron akan langsung menyemburkan air begitu badan pesawat melewati keduanya.
"Rencananya nanti acaranya akan ditutup dengan water salute ketika pesawat mundur. Jadi seblum lepas landas, ketika mundur dari garbarata menuju runway," kata General Manager Garuda Indonesia Palu, Muhammad Hafiz Arsan Haq kepada Radar Palu.
Seperti diberitakan sebelumnya, penerbangan charter Garuda Indonesia rute Palu - Guangzhou dengan frekuensi satu kali setiap pekan, tepatnya pada Kamis.
Baca Juga: PT IMIP dan Dinas Pendidikan Morowali Kolaborasi Tingkatkan Kapasitas Kepala Sekolah di Bahodopi
Pesawat akan berangkat dari Jakarta dan tiba di Palu pukul 17.30 WITA, sebelum melanjutkan penerbangan internasional ke Guangzhou.
Selanjutnya, penerbangan kembali menuju Palu akan berangkat sekitar pukul 02.30 waktu setempat dan diperkirakan tiba di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri sekitar pukul 06.00 WITA.
Seluruh penjualan tiket akan dikelola oleh perusahaan pencarter. Garuda Indonesia bertindak sebagai operator penerbangan, sedangkan pengelolaan penumpang sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak pencarter.
Sementara itu, Kepala Bandara Internasional Mutiara Sis Al-Jufri Palu, Prasetiyohadi, menambahkan selain Garuda Indonesia yang mulai melayani rute Palu - Guangzhou pada 6 Agustus 2026, maskapai China Southern Airlines juga dijadwalkan membuka layanan pada rute yang sama mulai 11 Agustus 2026.***
Editor : Mugni Supardi