Reses, Takwin Serap Aspirasi Infrastruktur, Pertanian hingga Layanan Kesehatan

Muchsin Siradjudin • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 08:33 WIB
BANTUAN: Waket Fraksi PKS DPRD Sulteng, Takwin, saat bersama Ketua DPW PKS Sulteng ustadz Muh. Wahyuddin memberikan bantuan dan melakukan aksi bersih-bersih di Kecamatan Nokilalaki, pada Kamis lalu (19 Juni 2026).(FOTO: HUMAS PKS SULTENG/RADAR PALU).
BANTUAN: Waket Fraksi PKS DPRD Sulteng, Takwin, saat bersama Ketua DPW PKS Sulteng ustadz Muh. Wahyuddin memberikan bantuan dan melakukan aksi bersih-bersih di Kecamatan Nokilalaki, pada Kamis lalu (19 Juni 2026).(FOTO: HUMAS PKS SULTENG/RADAR PALU).

RADAR PALU – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Takwin, memanfaatkan masa reses Persidangan Kedua Tahun Kedua Masa Jabatan 2024–2029 untuk menyerap aspirasi masyarakat di Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi, yang merupakan Daerah Pemilhannya.

Reses menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi representasi anggota legislatif dalam menghimpun kebutuhan masyarakat sebagai bahan penyusunan kebijakan dan program pembangunan daerah.

Reses dilaksanakan beberapa waktu lalu di empat titik, yakni Desa Tanamea, Kecamatan Banawa Selatan; Desa Tamodo, Kecamatan Pinembani; Desa Lalundu, Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala; serta Desa Porame, Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Sigi.

Baca Juga: Takwin Serahkan Bantuan Cash untuk Penyintas di Kecamatan Nokilalaki 

Dalam pelaksanaannya, Takwin melakukan koordinasi dengan pemerintah desa setempat sebelum menggelar dialog bersama masyarakat. Kegiatan tersebut juga dihadiri tim pendamping reses, Rahmiwati, SE dan Bayu Kristanto, S.Pd.I, serta melibatkan berbagai unsur masyarakat yang menyampaikan aspirasi secara langsung melalui sesi diskusi dan tanya jawab.

Takwin, mengatakan reses merupakan sarana penting bagi anggota DPRD untuk mendengarkan langsung persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus menyampaikan informasi mengenai program pembangunan dan kebijakan pemerintah daerah.

"Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami inventarisasi, kemudian diperjuangkan sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku di DPRD Provinsi Sulawesi Tengah," ujarnya.

Baca Juga: Milad 24 PKS, Takwin: Semua untuk Khidmat kepada Masyarakat

Pada titik pertama di Desa Tanamea, Kecamatan Banawa Selatan, masyarakat menyampaikan berbagai usulan yang didominasi kebutuhan pembangunan infrastruktur dasar, penguatan sektor pertanian, serta peningkatan pelayanan publik.

Beberapa aspirasi yang disampaikan antara lain bantuan tenda terowongan beserta kursi, bibit kelapa sawit, pembangunan rabat beton dan jalan lingkungan, pengadaan ambulans, pembangunan drainase, normalisasi sungai, bantuan ternak sapi, mesin DAP dan sumur bor, lampu tenaga surya, bantuan dana untuk masjid, hingga kendaraan roda tiga.

Menurut Takwin, berbagai usulan tersebut menunjukkan masih besarnya kebutuhan masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur desa, peningkatan produktivitas pertanian, serta akses layanan kesehatan dan fasilitas sosial.

Baca Juga: Takwin Serap Aspirasi di Forum Diskusi Sawit, DPRD Siap Perkuat Pengawasan

Ia menegaskan, seluruh aspirasi hasil reses akan menjadi bahan pembahasan di DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dan akan disampaikan kepada perangkat daerah terkait agar dapat dipertimbangkan dalam penyusunan program dan penganggaran sesuai skala prioritas.

"Reses bukan sekadar agenda rutin anggota DPRD, tetapi menjadi ruang komunikasi langsung antara masyarakat dan wakil rakyat. Melalui forum ini, berbagai kebutuhan riil masyarakat dapat diketahui sehingga kebijakan pembangunan semakin tepat sasaran," kata Takwin.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
Takwin Anggota DPRD Sulteng fraksi pks reses