RADAR PALU - Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) TP 825/Garuda Yudha Sakti (GYS), Letkol Inf. Alkomar, S.I.P., M.Tr.Mil., memimpin langsung 202 prajurit dalam kegiatan Peragaan Pencak Silat Militer (PSM) di Markas Kompi Molino, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara.
Peragaan PSM TNI AD ini menjadi bagian dari pembinaan kemampuan tempur sekaligus penguatan mental, disiplin, dan kesiapan operasional prajurit.
Kegiatan yang berlangsung pada 27-30 Juli 2026 itu menampilkan berbagai kemampuan bela diri taktis, teknik pertempuran jarak dekat tanpa senjata, hingga gerakan tempur yang diperagakan secara serentak dengan disiplin tinggi.
Baca Juga: Pemkab Morut Percepat Target MCSP KPK
Letkol Inf. Alkomar tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga turun langsung mengikuti seluruh rangkaian latihan bersama prajuritnya. Kehadirannya di barisan depan menjadi teladan kepemimpinan sekaligus membangkitkan semangat para prajurit.
Ratusan prajurit menghentakkan lapangan Markas Kompi Molino dengan gerakan yang kompak, cepat, dan presisi. Kekompakan tersebut mencerminkan kesiapan personel Yonif TP 825/GYS dalam menghadapi berbagai tugas dan tantangan di lapangan.
Menurut Alkomar, seorang komandan tidak cukup hanya memberikan instruksi, tetapi juga harus mampu menunjukkan secara langsung kemampuan fisik dan taktis kepada anggotanya.
Baca Juga: Wabup Djira Ajak Warga Morut Stop Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
"Keterlibatan saya secara langsung merupakan bentuk kepemimpinan di lapangan. Seorang komandan tidak hanya memberi perintah, tetapi juga harus menguasai dan mencontohkan kemampuan fisik serta taktis kepada bawahannya," ujarnya.
Dia menegaskan, kemampuan bela diri merupakan kompetensi dasar yang wajib dimiliki setiap prajurit infanteri. Karena itu, latihan PSM tidak hanya bertujuan mempertajam kemampuan bertarung, tetapi juga membentuk karakter, mental, serta disiplin prajurit agar selalu siap menjalankan tugas.
"Hari ini, 202 prajurit Kompi Molino menunjukkan bahwa kami selalu siap, tangkas, dan memiliki mental petarung yang kokoh untuk menghadapi segala bentuk ancaman di medan tugas," tegasnya.
Baca Juga: DPRD Morut Ultimatum PT Enersteel Tuntaskan Tuntutan Warga Peboa
Gerakan serempak yang diperagakan ratusan prajurit, dipadukan dengan teriakan komando yang menggema, semakin memperlihatkan soliditas, kekompakan, serta kesiapan operasional Yonif TP 825/GYS.
Selain meningkatkan kemampuan tempur, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya TNI AD melestarikan PSM sebagai pengembangan seni bela diri asli Indonesia yang telah diadaptasi ke dalam sistem pertahanan modern.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin