RADAR PALU – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palu bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memperkuat sinergi dalam menyukseskan pelaksanaan Jamsostek Award 2026 sekaligus memastikan keberlanjutan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi sekitar 62 ribu pekerja rentan di Sulawesi Tengah.
Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi dan koordinasi antara Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palu, Nursalam Halim, dengan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Novalina, di Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (28/7/2026). Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tengah, Muhammad Syahrul Syam.
Dalam pertemuan itu, BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah membahas berbagai persiapan pelaksanaan penilaian Jamsostek Award 2026. Ajang tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah, badan usaha, dan para pemangku kepentingan yang dinilai memiliki komitmen dalam meningkatkan kepesertaan serta kepatuhan terhadap Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
Baca Juga: Reses di Lolu Selatan, Bunda Wiwik: Ketahanan Keluarga Benteng Hadapi Tantangan Sosia
Selain membahas persiapan Jamsostek Award, audiensi juga difokuskan pada pengawalan penganggaran perlindungan bagi sekitar 62 ribu pekerja rentan di Sulawesi Tengah. Langkah tersebut dilakukan agar program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan dapat terus berjalan secara berkesinambungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Palu, Nursalam Halim, mengatakan dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memiliki peran strategis dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja rentan.
“Kami mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang terus memberikan perhatian terhadap perlindungan pekerja rentan. Melalui koordinasi ini, kami berharap pelaksanaan Jamsostek Award 2026 dapat berjalan dengan baik sekaligus menjadi momentum untuk semakin meningkatkan kepedulian seluruh pemangku kepentingan terhadap pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujar Nursalam.
Baca Juga: Jelang HUT ke-81 RI, Warga Perbatasan Malaka Segera Nikmati Listrik
Menurutnya, dukungan penganggaran bagi sekitar 62 ribu pekerja rentan diharapkan dapat terus berlanjut sehingga mereka memperoleh perlindungan secara berkesinambungan dari berbagai risiko kerja maupun risiko sosial ekonomi.
Nursalam menegaskan BPJS Ketenagakerjaan akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan universal coverage jaminan sosial ketenagakerjaan di Sulawesi Tengah.
Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan dukungan terhadap penyelenggaraan Jamsostek Award 2026 dan keberlanjutan perlindungan bagi pekerja rentan dapat terus terjaga. Dengan demikian, semakin banyak pekerja di Sulawesi Tengah yang memperoleh kepastian perlindungan melalui Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan sehingga dapat bekerja dengan lebih aman, produktif, dan sejahtera.***
Editor : Rina Khalik